PDIP bongkar APBN: Rp223 triliun dana MBG diambil dari anggaran pendidikan
- Arry
- 26 Februari 2026 17:37
Newscast.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti anggaran jumbo untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Prabowo Subianto. Mereka mengungkapkan, sebanyak Rp223 triliun dana MBG ternyata berasal dari anggaran pendidikan.
Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, Esti Wijayati, mengungkapkan, data tersebut tercantum dalam Undang-Undang APBN 2026 dan lampiran Peraturan Presiden tentang rincian APBN.
Esti mengungkapkan, berdasarkan dokumen lampiran, tercantum anggaran pendidikan dialokasikan sebesar Rp796 triliun. Namun sebanyak Rp223 triliun dialokasikan untuk MBG.
“Itu resmi di dalam buku lampiran APBN,” ujar Esti dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Februari 2026.
Baca juga
MBG disebut hamburkan uang, Prabowo: Hasil efisiensi, kalau tidak bakal dikorupsi
Esti menjelaskan, pihaknya harus mengklarifikasi soal asal usul anggaran MBG yang berasal dari pos pendidikan APBN.
“Karena di bawah sudah mulai muncul pertanyaan-pertanyaan itu, maka kiranya kami juga perlu menjelaskan secara terbuka,” kata dia.
“Di dalam lampiran APBN berupa Peraturan Presiden disebutkan secara jelas bahwa dari Rp769 triliun anggaran pendidikan, digunakan untuk MBG sebesar Rp223,5 triliun. Kami merasa perlu menjelaskan secara gamblang agar masyarakat mengetahui kebenaran sesuai data,” katanya.
Sementara itu, Wakil Sekjen DPP PDIP Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu, menepis anggapan dana MBG berasal dari efisiensi belanja pemerintah. Ia mengajak publik merujuk langsung pada produk hukum yang berlaku.
Adian menjelaskan, berdasarkan UU APBN 2026, disebutkan secara eksplisit pendanaan operasional penyelenggaraan pendidikan mencakup Program Makan Bergizi di lembaga pendidikan umum maupun keagamaan.
Ketentuan tersebut kemudian diperkuat dalam Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2025 tentang Rincian APBN Tahun 2026 yang mencantumkan alokasi anggaran Badan Gizi Nasional lebih dari Rp223 triliun, tepatnya Rp223.558.960.490.
PDIP berharap masyarakat memperoleh informasi yang valid dan tidak lagi terpengaruh kesimpangsiuran informasi mengenai pendanaan program MBG.
Artikel lainnya: Menteri Yandri jelaskan Alfamart-Indomaret dilarang buka di desa: Kopdes harus mulia