Heboh anggota DPD Bali Arya Wedakarna hadiri acara LGBT di Thailand dan dikawal TNI

  • Arry
  • 3 September 2026 10:55
Anggota DPD alias senator asal Bali Arya Wedakarna(ist/ist)

Newscast.id - Anggota DPD asal Bali, Arya Wedakarna alias AWK, menjadi sorotan usai hadir dalam acara LGBT di Thailand. Tak hanya itu, senator itu juga mendapat kawalan TNI saat hadir dalam acara tersebut.

Kehadiran Arya Wedakarna ini viral di media sosial. Saat itu Arya tampak mengenakan pakaian adat Bali saat hadir dalam acara Miss Equality World atau kontes transgender alias waria.

Kunjungan itu pun menuai kecaman dari warganet. Mereka mempertanyakan kepentingan Arya hadir dalam acara LGBT itu hingga membawa ajudan berseragam TNI AL.

Arya buka suara soal kehadirannya di acara Miss Equality World di Bangkok, Thailand. Dia menyatakan, kehadirannya adalah sebagai tokoh Bali dan tidak terkait jabatannya sebagai anggota DPD RI. Selain itu dia juga mengklaim, kegiatan dalam acara tersebut meliputi peluncuran pariwisata ASEAN, pemberian penghargaan, pameran, dan diskusi.

Baca juga
Viral Senator Bali Arya Wedakarna Ucap Tak Suka Wanita Berhijab di Front Line Bandara

“Saya yang kemarin acara di Thailand, saya datang mewakili lembaga Hindu. Jadi sebagai tokoh Bali dan tidak ada kaitannya sama jabatan saya di mana pun,” ungkap Arya.

Arya mengaku, dalam acara itu, dia mendapatkan penghargaan sebagai tokoh budaya Bali. Oleh sebab itu, dia mengenakan pakaian adat Bali ketika menerima penghargaan.

Arya juga menjelaskan, dalam kesempatan itu dia juga dapat mempromosikan budaya Bali, Arya juga diajak berkeliling untuk melihat tempat-tempat peribadatan di Thailand.

“Mereka sudah membuat video yang baik untuk promosi Bali mengenai alamnya, pantainya, dan saya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali. Maka dari itu, kami biasa di Bali memberikan dan menerima penghargaan dari kalangan mana pun. Namanya orang memberi penghargaan, kita hargai,” ucapnya.

Namun Arya enggan berkomentar terkait acara bertema LGBT yang dia hadiri. Dia mengaku tidak mengetahuinya dan tidak ingin mencampuri atau ikut berkomentar mengenai pihak yang memberikannya penghargaan.

“Ada namanya etika, seperti itu. Jadi buat kami, kami mewakili masyarakat Bali yang bekerja di pariwisata. Kita hormati tuan rumah, enggak mungkin kita komentari seperti itu. Jadi saya hadir untuk promosi video wisata Bali,” jelas Arya.

Mengenai kehadiran anggota TNI yang mendampingi dia, Arya menyatakan, Thailand merupakan salah satu wilayah yang rawan. Oleh sebab itu dia membawa pengawal tersebut dengan tujuan keamanan.

“Jadi mengamankan. Kita tahu Thailand itu suatu wilayah yang agak rawan konflik. Kita tahu bahwa kemarin ada penembakan siswa, tentang bullying, dan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik," ujarnya.

"Jadi melekat kepada kami seperti itu dan bertugas dengan baik saja, untuk mengamankan saja tidak ada masalah,” pungkasnya.

Artikel lainnya: 500 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo dilarikan ke RS usai santap MBG

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan