Jokowi semprot Roy Suryo: Belum pernah lihat aslinya bilang palsu, logikanya gimana

  • Arry
  • 5 November 2026 16:15
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo memamerkan ijazah UGM miliknya saat bersaksi untuk terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur(partai solidaritas indonesia/x.com)

Newscast.id - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menjadi saksi dalam sidang perkara ijazah palsu dengan terdakwa Roy Soryo. Jokowi mengaku keberatan terhadap seluruh tuduhan dari Roy Suryo terkait ijazahnya.

"Keberatan semuanya, Yang Mulia. Wong melihat ijazah aslinya aja belum pernah kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu gimana," kata Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 5 November 2026.

"Saya itu kadang-kadang nggak ngerti logika berpikirnya seperti apa," sambung Jokowi.

Jokowi kemudian menunjukkan potongan video yang berisi tudingan ijazah palsu. Video itu diunggah di salah satu akun YouTube bertajuk Eksklusif Roy Suryo, pada 22 April 2025.

Baca juga
Putusan MK soal ijazah SMA Gibran, Jokowi: Mas Wapres sudah selesai S1

"Apa Saudara Saksi bisa menyebutkan salah satunya atau beberapa dari perkataan Terdakwa yang Saudara Saksi keberatan?" kata jaksa.

"Yang Mulia, pada menit ke-5 sampai ke menit 5.38, Terdakwa menyampaikan: "Halaman pengesahan atau halaman pengujian, ini lucu lagi. Tidak ada di skripsinya Jokowi. Justru ini ditampilkan pada skripsinya orang lain yang ada di situ."," demikian apa yang disampaikan Jokowi mengenai salah satu pernyataan Roy Suryo.

"Yang Mulia, dalam hal skripsi, saya ingin menyampaikan bahwa skripsi ini kami buat dengan mengajukan proposal judul sampai tiga kali kepada dosen pembimbing skripsi saya, yaitu Profesor Doktor Insinyur Achmad Soemitro," ucapnya.

"Kemudian disetujui judul skripsinya adalah "Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta"," kata Jokowi yang kemudian menyebut skripsinya dapat nilai A.

Dalam sidang itu, Jokowi juga menunjukkan dokumen yang disebutnya sebagai ijazahnya.

Artikel lainnya: SBY: Kok jadi begini negara kita, liar politik kita

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan