Ini Julukan 6 Presiden Indonesia: Megawati Ibu Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian

  • Arry
  • 18 April 2022 05:05
Presiden Indonesia(humas/setneg.go.id)

Kementerian Sekretaris Negara mengungkapkan julukan bagi Presiden Indonesia yang telah habis masa jabatannya. Julukan ini diberikan sesuai dengan keberhasilan yang dicapai di masa jabatannya.

Saat ini Indonesia yang merdeka pada 17 Agustus 1945 sudah memiliki 6 presiden yang purna bakti. Mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono.

"SobatSetneg sudah tahu belum julukan keenam Presiden Indonesia yang telah selesai masa jabatannya? Ini dia julukan keenam Presiden kita versi Museum Kepresidenan Republik Indonesia," tulis laman @kemensetneg.ri dikutip Senin, 18 April 2022.

Penasaran apa saja julukan bagi 6 Presiden Indonesia itu, simak ini daftarnya:

1. Soekarno, Bapak Proklamator

Soekarno adalah Presiden pertama Indonesia. Bung Karno lahir di Blitar, Jawa Timur pada 6 Juni 1901, dan meninggal pada 21 Juni 1970.

Semasa menjabat, Bung Karno memiliki peranan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dia adalah sosok yang membacakan naskah Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga
Kisah Presiden Soekarno Lolos dari Upaya Pembunuhan di Saat Ramadan


2. Soeharto, Bapak Pembangunan

Soeharto adalah Presiden ke-2 Indonesia. Pak Harto lahir di Kemusuk, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921. Dia meninggal pada 27 Januari 2008.

Soeharto mendapat julukan Bapak Pembangunan, karena semasamenjabat dia memfokuskan program kerjanya untuk pembangunan ekonomi dan menciptakan landasan untuk pembangunan yang disebut sebagai Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).

Baca Juga
Sejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 dan Peran Letkol Soeharto Saat Serbu Yogyakarta


3. BJ Habibie, Bapak Teknologi

Prof Dr.ing. Ir H Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng adalah Presiden ketiga Indonesia. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Habibie meninggal dunia pada 11 September 2019

Sosok BJ Habibie dikenal memiliki kecerdasan yang luar biasa terutama di bidang teknologi dan industri pesawat terbang. Salah satu karyanya adalah Pesawat N250 Gatotkaca. Hal inilah yang menjadi acuan kenapa BJ Habibie disebut Bapak Teknologi.


4. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Bapak Pluralisme

Abdurrahman Wahid yang akrab disapa gus Dur adalah Presiden ke-4 Indonesia. Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur pada 7 September 1940. Dia meninggal dunia pada 30 Desember 2009.

Julukan Bapak Pluralisme disematkan karena peran Gus Dur dalam memberikan ide universal mengenai pentingnya menghormati perbedaan sebagai bangsa yang beragam dan lantang dalam membela minoritas. Salah satu kebijakannya adalah mencabut aturan yang melarang warga Tionghoa merayakan Imlek.

Baca Juga
Menguak Jejak Gus Dur Dalam Perayaan Imlek di Indonesia


5. Megawati Soekarnoputri, Ibu Penegak Konstitusi

Megawati Soekarnoputri merupakan Presiden ke-5 Indonesia. Megawati lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1947. Putri dari Bung Karno ini adalah presiden wanita pertama di Indonesia.

Ibu Penegak Konstitusi disematkan ke Megawati karena beliau pencetus lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Selain itu, Megawati juga menyiapkan sistem pemilu langsung.

Baca Juga
Megawati Nangis Lihat Jokowi Suka Dihina: Pengecut!


6. Susilo Bambang Yudhoyono, Bapak Perdamaian

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Presiden ke-6 indonesia. SBY lahir di Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949.

Baca Juga
Ada SBY di Film Hollywood The Tomorrow War, Film Perang Melawan Alien

SBY memiliki latar belakang militer. Pangkat terakhirnya adalah Letnan Jenderal. Dia mengundurkan diri dari TNI setelah diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi tahun 1999 oleh Gus Dur. Setelah itu dia menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di era Presiden Megawati.

SBY diberi julukan Bapak Perdamaian karena pada masa jabatannya, dia berpartisipasi dalam misi perdamaian dunia. Salah satunya adalah bersama Wapres Jusuf Kalla meneken perjanjian Perdamaian Aceh melalui nota kesepahaman Helsinki.

 

Artikel lainnya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan