Rapor Thomas Cup Indonesia: Ginting Maunya Main Aman, Shesar Tegang

  • Arry
  • 12 Oktober 2021 09:43
Tunggal Putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting(humas/indonesiagoid)

Tim Thomas Cup Indonesia berhasil comeback saat mengalahkan Thailand. Meski sempat tertinggal 1-2, Tim Merah Putih akhirnya menang dengan skor 3-2.

Indonesia kehilangan poin melalui Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Sementara Shesar Hiren Rhustavito menjadi pahlawan kemenangan Indonesia dan memastikan skor menjadi 3-2.

Banyak catatan yang atas penampilan Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, hingga Shesar Hiren Rhustavito saat bertanding di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, pada Senin (11/10).

Pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah, menilai penampilan Ginting kurang lepas saat melawan wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen di partai pembuka.

"Intinya Ginting kurang nekat dan berani di poin-poin kritis," kata Irwansyah, dikutip dari situs resmi Badminton Indonesia.

"Kurang menekan dan maunya bermain aman. Padahal sudah saya ingatkan untuk lebih berani. Namun, inilah pertandingan. Ada menang dan kalah. Ginting kali ini kalah," ujarnya.

Baca Juga
Thomas Cup 2020: The Minions Menang, Indonesia vs Thailand 1-1

Dalam pertandingan itu, Ginting kalah dalam pertandingan rubber set 21-16, 22-24, 23-25. Padahal di atas kertas Ginting diunggulkan untuk menang.

Apalagi melihat peringkat Ginting yang jauh di atas lawannya itu. Bahkan dalam enam kali bertemu, Ginting menang empat kali atas Wangcharoen.

Ginting pun mengakui kewalahan menghadapi Kantaphon Wangcharoen pada saat poin kritis. "Di poin-poin kritis itu tak hanya faktor fisik dan teknik yang menentukan, tetapi juga ada faktor mental dan keberuntungan," kata Ginting.

"Secara keseluruhan ada hal yang layak disyukuri, permainan saya lebih berkembang. Semua bisa keluar kendati kalah," pungkasnya.


Jojo Akui Kurang Sabar

Sementara itu, Jonatan Christie beralasan dirinya kalah karena kurang sabar saat bertanding. Jojo dipercaya tampil di partai ketiga melawan tunggal putra Thailand ranking 27 dunia, Kunlavut Vitidsarn.

Namun, Jojo dengan mudah dikalahkan Kunlavut dalam dua set langsung 10-21 dan 14-21 dalam tempo 47 menit.

"Saya kurang sabar dan banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Jojo seusai laga dikutip dari rilis Humas PBSI.

Baca Juga
Thomas Cup: Fajar-Rian Selamatkan Muka RI, Indonesia vs Thailand 2-2

"Ketika lawan bermain cepat, saya sebenarnya lebih diuntungkan. Tetapi saya kurang sabar dan akhirnya banyak mati sendiri," tambahnya.

"Begitu lawan mengubah dengan bermain pelan, saya juga terbawa. Ketika dia memperlambat tempo permainan, saya jadi kurang nyaman," ujarnya.


Shesar Hiren Rhustavito Sempat Tegang

Sementara itu, Shesar Hiren Rhustavito mengakui sempat tegang saat tamil di partai penentu. Meski demikian Vito, sapaan Shesar, menjadi pahlawan kemenangan Indonesia saat mengalahkan Thailand 3-2.

Dalam partai penentu, Vito mengalahkan Adulrach Namkul dalam pertandingan tiga set 23-21, 10-21, 21-8. Pertandingan itu pun berjalan selama 62 menit.

"Syukurlah bisa menang dan membawa Indonesia unggul 3-2 atas Thailand. Tadi terus terang saya sempat tegang juga karena harus menang untuk menyumbang poin," kata Vito dalam rilis resmi PBSI.

Baca Juga
Hasil Thomas Cup: Unggul 3-2, Indonesia Menang Dramatis Atas Thailand

"Meskipun begitu, saya tidak boleh lengah. Saya yakin saja bisa menang,” sambungnya.

"Di set kedua, perbedaannya terlalu jauh. Meski kalah, tetapi saya manfaatkan untuk mencari strategi terbaik untuk persiapan menghadapi gim ketiga. Dengan shuttlecock berat, susah juga kalau hanya bertahan. Lebih baik menyerang karena bertahan itu susah untuk mendapatkan poin," ujarnya.

Dengan kemenangan atas Thailand, Indonesia kini menjadi pemuncak klasemen Grup A Thomas Cup 2020. Indonesia meraih dua kemenangan, sementara Taiwan dan Thailand berada di peringkat dua dan tiga dengan masing-masing baru meraih satu kemenangan.

Pada partai selanjutnya, Tim Thomas Cup Indonesia akan menghadapi Taiwan dalam pertandingan penentuan lolos atau tidak ke perempatfinal.

 

Baca Juga

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan