Kronologi Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Hingga Dicoret FIFA

  • Arry
  • 31 Maret 2023 10:25
Piala Dunia U-20 2023 Indonesia(fifa/fifa.com)

Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. FIFA secara tegas mencopot Indonesia sebagai tuan rumah di saat perhelatan sepakbola akbar usia muda itu digelar dua bulan lagi.

Keputusan FIFA ini diumumkan usai Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui Presiden FIFA Gianni Infantino pada Rabu, 29 Maret 2023. Dalam keputusannya, FIFA tidak secara tegas menjelaskan alasan mencopot Indonesia. FIFA hanya menyebut karena situasi terkini.

Jika melihat situasi terkini, ada sejumlah isu yang beredar. Pertama terkait penolakan kehadiran Timnas Israel. Kedua, kesiapan stadion yang akan digunakan. Soal stadion ini, Indonesia menyiapkan 6 stadion, namun Erick Thohir menyatakan akan ada beberapa stadion yang dicoret.

Isu ketiga adalah terkait Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Oktober 2022. Dalam peristiwa itu, 135 penonton tewas akibat terkena gas air mata usai menyaksikan duel Arema Malang vs Persebaya Surabaya.

Baca juga
Jokowi Kecewa dan Sedih Indonesia Dicoret FIFA: Jangan Saling Menyalahkan

Upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah ini sebenarnya sudah dimulai pada 2019. Dana ratusan miliar rupiah pun sudah digelontorkan untuk mempercantik stadion yang bakal digunakan.

Berikut lini masa persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 hingga dicoret FIFA:

Juli 2019

Menpora Imam Nahrawi bersurat ke Presiden Joko Widodo terkait kesiapan dan pengajuan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Jokowi kemudian melanjutkan ke FIFA pada 7 Agustus 2019. FIFA merespons dan meminta Indonesia menunjukkan keseriusan dalam program bidding.

Oktober 2019

Berdasarkan hasil rapat FIFA Council Meeting di Shanghai, China pada 24 Oktober 2019, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Indonesia mengalahkan calon tuan rumah lainnya seperti Brasil dan Peru.

Baca juga
29 Pemain Batal Main di Piala Dunia U-20, Hokky Caraka: Terima Kasih Ganjar Pranowo

2 November 2019

Presiden Jokowi bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di Bangkok. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan kesiapan Indonesia menggelar Piala Dunia U-20.

"Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 pada tahun 2021. Kami akan bekerja keras menjamin Piala Dunia U-20 di Indonesia berlangsung sukses dan lancar. Kami telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan Asian Games dan juga Asian Para Games 2018," ujar Presiden.

Gianni Infantino pun menanggapi dan menilai Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik.

"Tentunya kami yakin Indonesia sebagai negara besar dengan 267 juga penduduk, dapat menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi didukung oleh 200 juta fans sepakbola ini penting bagi kami," tutur Gianni.

Baca juga
Pernyataan Lengkap FIFA Soal Pencoretan Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Januari 2020

FIFA menetapkan enam stadion yang akan dipakai saat Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Keenam stadion itu adalah Stadion GBK, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Bung Tomo Surabaya, dan Stadion I Wayan Dipta Bali.

Persiapan langsung dimulai. Kementerian PUPR mulai membenahi dan mempercantik stadion-stadion tersebut dengan biaya hingga ratusan miliar rupiah.

15 September 2020

Presiden Jokowi mengeluarkan Keppres Nomor 19 Tahun 2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Tahun 2021. Dalam Keppres itu ada penetapan pembentukan INAFOC alias Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Commitee.

Tak hanya itu, Presiden juga menerbitkan Inpres Nomor 8 Tahun 2020 tentang Dukungan Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup 2021. Sebanyak enam gubernur, termasuk Gubernur Bali dan Gubernur Jawa Tengah, menyatakan kesetujuannya dan siap mendukung Piala Dunia U-20.

Selanjutnya Badai Covid menerjang hingga FIFA batalkan Indonesia >>>

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan