Berapa Lama Idealnya Khatamkan Alquran?

  • Arry
  • 6 Agt 2021 04:01
Berdoa Islam(Faseeh Fawaz/Unsplash)

Setiap muslim pasti memiliki tekad untuk meng-khatamkan Alquran. Namun, berapa lama idealnya untuk menyelesaikan membaca Alquran?

Dilansir dari laman Alukah, setiap orang berbeda-beda dalam menyelesaikan atau menamatkan Alquran. Ada yang waktu satu bulan dengan membaca satu juz per hari. Ada pula yang mengkhatamkan Alquran 15 hari sekali, dengan membaca dua juz sehari.

Namun ada juga yang menuntaskannya setiap tujuh hari sekali, ada pula yang mengkhatamkan Alquran tiga hari sekali, dengan demikian setiap harinya khatam 10 juz, seperti yang dilakukan para sahabat. Dalam hadits riwayat Ibnu Majah disebutkan:

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَوْسٍ عَنْ جَدِّهِ أَوْسِ بْنِ حُذَيْفَةَ قَالَ قَدِمْنَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَفْدِ ثَقِيفٍ فَنَزَّلُوا الْأَحْلَافَ عَلَى الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ وَأَنْزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَنِي مَالِكٍ فِي قُبَّةٍ لَهُ فَكَانَ يَأْتِينَا كُلَّ لَيْلَةٍ بَعْدَ الْعِشَاءِ فَيُحَدِّثُنَا قَائِمًا عَلَى رِجْلَيْهِ حَتَّى يُرَاوِحَ بَيْنَ رِجْلَيْهِ وَأَكْثَرُ مَا يُحَدِّثُنَا مَا لَقِيَ مِنْ قَوْمِهِ مِنْ قُرَيْشٍ وَيَقُولُ وَلَا سَوَاءَ كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ مُسْتَذَلِّينَ فَلَمَّا خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ كَانَتْ سِجَالُ الْحَرْبِ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ نُدَالُ عَلَيْهِمْ وَيُدَالُونَ عَلَيْنَا فَلَمَّا كَانَ ذَاتَ لَيْلَةٍ أَبْطَأَ عَنْ الْوَقْتِ الَّذِي كَانَ يَأْتِينَا فِيهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقَدْ أَبْطَأْتَ عَلَيْنَا اللَّيْلَةَ قَالَ إِنَّهُ طَرَأَ عَلَيَّ حِزْبِي مِنْ الْقُرْآنِ فَكَرِهْتُ أَنْ أَخْرُجَ حَتَّى أُتِمَّهُ قَالَ أَوْسٌ فَسَأَلْتُ أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ تُحَزِّبُونَ الْقُرْآنَ قَالُوا ثَلَاثٌ وَخَمْسٌ وَسَبْعٌ وَتِسْعٌ وَإِحْدَى عَشْرَةَ وَثَلَاثَ عَشْرَةَ وَحِزْبُ الْمُفَصَّلِ

Dari Utsman bin Abdullah bin Aus dari kakeknya Aus bin Khudzaifah dia berkata, "Kami mendatangi Rasulullah SAW dalam rombongan utusan Bani Tsaqif, kemudian rombongan kabilah itu singgah menemui Al Mughirah bin Syu'bah, sementara Rasulullah ï·º menempatkan Bani Malik di kubah miliknya. Beliau mendatangi kami setiap malam setelah isya, kemudian menceritakan hadits sambil berdiri di atas kedua kakinya sehingga berganti-gantian di antara kedua kakinya.

Paling banyak yang beliau ceritakan adalah apa yang ia alami dari kaumnya, Quraisy. Beliau bersabda, "Tidaklah sama, kami orang-orang yang lemah dan terhina, tatkala keluar ke Madinah peperangan silih berganti di antara kami dan mereka, kami mengalahkan mereka dan mereka mengalahkan kami."

Tatkala suatu malam beliau terlambat dari waktu kedatangannya kepada kami, aku pun bertanya, "Wahai Rasulullah, pada malam ini engkau terlambat datang kepada kami. "

Beliau bersabda,"Sungguh, telah datang padaku bagianku dari Alquran, maka aku tidak ingin keluar hingga menyempurnakannya." Aus berkata, "Aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah SAW, bagaimanakah kalian menggolong-golongkan Alquran? Mereka menjawab: "Tiga, lima, tujuh, sembilan, sebelas, tiga belas dan hizbul mufasshal."”

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ لَمْ يَفْقَهْ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فِي أَقَلَّ مِنْ ثَلاَثٍ

Dari Abdullah Ibn Umar berkata bahwa Rasulullah ï·º bersabda,”Tidak dapat memahami (dzahir maknanya) orang yang membaca Alquran (menghatamkannya) kurang dari tiga hari.”(HR Abu Dawud).

Abdullah bin Masud mengkhatamkan Alquran rata-rata sekali dalam sepekan. Mulai dari Jumat dan berakhir pada Jumat pula.

Seseorang diminta untuk tidak tergesa-gesa dalam membaca kitab suci, agar mereka dapat mengetahui makna dari ayat Alquran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait