Aktivis KontraS Disiram air keras OTK usai podcast soal militer

  • Arry
  • 13 Mar 2026 17:38
Aktivis KontraS Andrie Yunus(ist/ist)

Newscast.id - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK). Akibatnya, Andre mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Andrie baru menghadiri acara podcast bertajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor YLBHI.

"Andrie telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh OTK yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh, terutama pada area tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta bagian mata," kata Dimas dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (13/3).

Dimas menjelaskan, berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Andrie sedang mengendarai motor di Jalan Salemba I–Talang. Tetiba, muncul dua pelaku yang berboncengan motor matik - diduga Honda Beat - datang dari arah berlawanan.

Baca juga
VIDEO Koalisi Masyarakat Geruduk Rapat DPR-Pemerintah Bahas RUU TNI di Hotel Mewah

"Pelaku merupakan dua orang laki-laki yang beroperasi menggunakan satu motor, masing-masing berperan sebagai pengemudi dan penumpang," tutur Dimas.

Dimas mengungkapkan ciri-ciri pelaku. Pelaku pertama yakni pengemudi mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm hitam. Sedangkan pelaku kedua yakni penumpang menggunakan masker penutup wajah berwarna hitam, kaus biru tua, dan celana panjang biru berbahan jeans yang dilipat pendek.

"Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh. Akibat serangan itu, korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya," jelas Dimas.

Andrie langsung dilarikan ke rumah sakit usai kejadian itu. Dari pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen dari permukaan tubuh.

Dimas memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang dalam kejadian ini. Sehingga dia menduga penyerangan ini bukan bermotif perampokan.

Baca juga
Usai Geruduk Rapat DPR-Pemerintah Soal RUU TNI, Kantor KontraS Didatangi 3 OTK

"Kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya para pembela HAM," tegasnya.

Respons polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan, saat ini kasus penyiraman terhadap aktivisd KontraS ditangani Satreskrim Polres Jakarta Pusat.

"Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakpus, mendalami saksi dan TKP. Kita semua mengecam kejadian tersebut. Semoga pelaku segera tertangkap," ujar Budi, Jumat, 13 Maret 2026.

Sementara itu, Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menambahkan, kasus ini sudah masuk dalam tahap penyelidikan meski laporan resmi dari korban belum masuk.

"Benar ada kejadian demikian. Laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation," ujar Roby. 

Artikel lainnya: Viral AS-Israel ngebom jet dan tank balon Iran buatan China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait