Newscast.id - Pengadaan motor listrik yang dilakukan Badan Gizi Nasional mendapat sorotan. Kini muncul motor listrik tersebut mirip dengan merek China dengan harga yang jauh lebih murah.
BGN diketahui membeli 21.801 unit motor listrik untuk kebutuhan operasional program makan bergizi gratis (MBG). Motor listrik yang dibeli BGN bermerek Emmo Electric Mobility Indonesia.
Ada dua tipe motor Emmo yang dibeli BGN yakni Emmo-JVX GT yang berjenis motor trail. Dan lainnya adalah Emmo-JV Max yang merupakan motor bebek.
Untuk harganya, BGN membeli motor trail listrik dengan harga Rp43,3 juta per unit. Sementara motor bebek listrik dibeli dengan harga Rp41,7 juta per unit.
Baca juga
Viral puluhan ribu motor untuk dapur MBG, ini penjelasan Kepala BGN
Namun beredar kabar, motor listrik Emmo itu hanya pelabelan ulang dari motor listrik asal China bermerek Kollter ES1-X PRO. Hal ini lantaran ada kemiripan desain Emmo dan Kollter ES1-X PRO.
Di situs Alibaba, motor Kollter ES1-X dijual perusahaan bernama Guangzhou Yangfa e-Commerce Co., Ltd. Harganya di Alibaba dibanderol Rp10.45 juta per unitnya atau jauh lebih murah.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan, motor yang dijual di Alibaba berbeda dengan yang dibeli lembaganya. Dia meengaskan, motor Emmo merupakan brand yang dijual di Indonesia. Sedangkan penjualan di China, Eropa, dan Amerika menggunakan merek Tinbot.
“Itu akun bodong. Baterai motor listrik saja harganya Rp7 juta, belum dinamo dan controller, dan peralatan lainnya,” kata Dadan.
Dadan menjelaskan, motor listrik merek Tinbot sudah dipamerkan di Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori atau EICMA, salah satu pameran motor di Milan, Italia. Bahkan, motor ini sudah digunakan kepolisian Spanyol.
Dadan menegaskan, 21.801 unit motor listrik yang dibeli BGN sampai saat ini masih berada di gudang. “Sekarang di gudang distributor,” kata Dadan pada 9 April.
Dadan menjelaskan, pembelian motor ini merupakan bagian dari perencanaan anggaran 2025 yang kemudian ditujukan untuk mendukung operasional MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” kata Dadan.
Artikel lainnya: Survei Poltracking: 74,9% masyarakat puas kinerja presiden Prabowo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News