Newscast.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengakui program makan bergizi gratis (MBG) menjadi salah satu program yang gagal. Dia pun meminta waktu untuk memperbaiki program andalan Presiden Prabowo Subianto ini.
Hal tersebut diungkapkan Zulhas dalam Seminar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bandar Lampung, pada Jumat, 4 September 2026.
"Apa yang gagal, MBG. MBG kita akui gagal," kata Zulhas dalam pidatonya.
Zulhas menyoroti MBG sudah menghabiskan anggaran yang sangat besar. Namun, persoalan masih terus muncul dalam pelaksanaannya.
Baca juga
- Siswi SMK di Karo hilang ingatan usai keracunan ikan tongkol MBG
- Dalam 3 hari 2.000 siswa keracunan menu MBG, Sidoarjo dan Rembang terbanyak
"Anggaran besar, sudah hampir dua tahun masalah tidak berhenti, termasuk yang terakhir (keracunan massal)," ujarnya.
Menurut Zulhas, sejumlah persoalan sudah dilakukan. Mulai dari perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional dan menjerat para pihak bermasalah.
"Manajemen yang bermasalah sudah diproses. Pak Presiden nunjuk yang baru, anak muda, fresh, pintar, hebat," kata Zulhas.
"Kasih waktu 1-2 bulan kami selesaikan bertahap, MBG akan kami selesaikan," ujarnya.
Meski demikian, dia menyatakan, program MBG tidak dapat dihentikan lantaran banyaknya masalah. Dia mengklaim, pelaksanaan MBG sudah amanat konstitusi.
"Tidak boleh anaknya kurang gizi miskin, tidak boleh kita tidak mau tahu. Perintah konstitusi harus diurus negara," ujarnya.
"Bukan kebijakan yang tak tepat, tetapi manajemennya kita perbaiki," ujarnya.
Artikel lainnya: Heboh temuan sesar aktif di Surabaya-Madura, bisa picu gempa Magnitudo 6,7
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News