Ridwan Kamil Duga Eril Alami Kram Sebelum Terseret Arus Sungai Aare

  • Arry
  • 7 Jun 2022 22:01
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memantau langsung pencarian Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Swiss(humas/kemlu.go.id)

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengungkapkan sejumlah poin terkait musibah yang menimpa putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang hilang sejak 26 Mei 2022.

Emil mengungkapkan Eril diketahui sebagai anak yang hobi berenang. Bahkan dia memiliki lisensi menyelam. Ridwan Kamil pun menduga putranya itu mengalami hal lain saat berenang di Sungai Aare.

"Pas kejadian, anak kami itu terduga ada kram karena Eril itu lebih tinggi dari saya di usia yang lagi bagus-bagus(nya) badannya," kata Ridwan Kamil.

"Tapi kita tidak pernah tahu, makanya disebut musibah. Dan dalam syariatnya, setiap musibah kita harus menyampaikan Innalillahi wa innailaihi rojiun," lanjut Emil.

Baca juga
Potret-potret Terakhir Eril Sebelum Hilang di Sungai Aare

Menurutnya, bukan perkara mudah bagi dirinya membagi waktu di tengah musibah ini. Sebab, dia juga memiliki tugas untuk memimpin rakyat Jawa Barat.

"Sebagai seorang ayah yang takdirnya pada saat anak berpulang saya sedang memimpin umat, 50 juta manusia, maka tidak mudah bagi saya untuk membagi waktu," ujarnya.

Baca juga
Ridwan Emil: Eril Pahlawan, Larang Ibunya Berenang dan Berikan Pelampung ke Zara

"Di satu sisi saya ayah dari seorang anak, di sisi lain saya sudah bersumpah mengurusi 50 juta manusia Jawa Barat yang tentunya butuh keputusan-keputusan pemimpin," jelasnya.

Mengenai dugaan Eril mengalami kram juga sempat diungkapkan adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman.

Baca juga
Viral Tulisan Eril Singgung Soal Berenang, Messi, dan Bangga dengan Ridwan Kamil

"Pada saat akan naik ke atas, kelihatannya ada kesulitan yang kami juga tidak paham bagaimana kondisinya. Cuma itu informasi yang kami terima," ujar Elpi dalam keterangan pers pada 27 Mei 2022.

"Barangkali ada arus begitu. Singkatnya yang lain bisa naik ke darat, Eril kemudian terbawa arus. Itu informasi yang kami terima per jam 11 malam tadi," dia menambahkan.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait