Kisah Luhut Binsar Pandjaitan dan Surya Paloh Nyaris Adu Jotos Saat Munas Golkar

  • Arry
  • 24 Jun 2022 21:10
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan(humas/setkab)

Luhut Binsar Pandjaitan dan Surya Paloh ternyata pernah terlibat perseteruan. Bahkan keduanya nyaris adu fisik.

Kisah itu diungkap politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan dalam bukunya berjudul 'Panda Nababan Lahir Sebagai Petarung: Sebuah Otobiografi, Buku Dua: Dalam Pusaran Kekuasaan'.

Konflik Luhut dan Surya Paloh itu diungkap Panda Nababan dalam bab Informan Jokowi. Menurutnya, peristiwa Luhut dan Surya Paloh itu terjadi jelang Munas Golkar pada 2014 atau dua bulan sejak Jokowi menjabat sebagai Presiden pada periode pertamanya.

"Saya informasikan mengenai konflik yang terjadi antara Luhut B. Panjaitan dan Surya Paloh, menjelang Munas Golkar tahun 2014. Partai Golkar ketika itu memang sedang kisruh karena terjadi polarisasi terkait akan diadakannya pemilihan ketua umum baru," tulis Panda Nababan dikutip dari detikcom, Jumat, 24 Juni 2022.

Panda mengaku mendapatkan informasi perseteruan Luhut dan Surya Paloh itu dari seorang kawan. "Menurut kawan saya, Luhut dan Surya bahkan sempat akan berkelahi secara fisik di Hotel Borobudur, Jakarta," lanjut Panda.

Baca juga
Luhut Menteri Apa? Berikut Daftar Jabatan yang Pernah dan Sedang Dijabatnya

Peristiwa itu juga melibatkan pengusaha Tomy Winata. hal itu lantaran Tomy Winata menjadi sosok yang mempertemukan Luhut dan Surya Paloh untuk menjadi penengah.

"Aduh, Pak Panda, maksud saya sebenarnya baik, saya mau mempertemukan mereka karena keduanya kan sama-sama teman. Tapi saya tidak menyangka keduanya malah jadi ribut. Menyesal juga saya," tulis Panda mengutip pernyataan Tomy Winata.

Usai bertemu Tomy Winata, Panda kemudian menemui Surya Paloh. Saat itu, lanjut Panda, Surya Paloh mengak malu untuk bercerita. Surya Paloh pun akhirnya menceritakan latar belakang keributan dengan Luhut ke Panda.

Setelah itu, Panda juga menemui Luhut. Menurut Panda, saat itu Luhut meminta agar Surya Paloh tidak lagi mengurusi urusan Golkar.

"Tapi, dia keras kepala, Pan. Padahal, apa pun alasannya, apa pun pembenarannya, dia enggak ada urusan lagi sama Golkar," demikian kata Luhut saat itu yang ditulis ulang oleh Panda.

Panda pun akhirnya menceritakan konflik tersebut ke Jokowi. Menurutnya, dia memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan konflik Luhut dan Surya Paloh ke Jokowi.

"Jadi, bagus juga Presiden Jokowi mengetahui apa yang terjadi atas beberapa kelakuan 'teman baru' dalam perpolitikan tingkat tinggi ini," kata Panda.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait