Ada Gerhana Matahari Total 12 Agustus, catat lokasinya

  • Arry
  • 6 Agt 2026 10:45
Ilustrasi Gerhana Matahari Total(@topazspirit/unsplash)

Newscast.id - Fenomena astronomi Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Peristiwa ini akan menjadi fenomena langit yang paling dinanti pada tahun ini.

NASA menjelaskan, Gerhana Matahari Total terjadi saat posisi Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari. Posisi ini membuat seluruh piringan Matahari tertutup.

Kondisi ini membuat langit menjadi gelap seperti malam hari dan memungkinkan lapisan atmosfer luar Matahari atau korona terlihat secara langsung dari lokasi tertentu.

Lantas dimana saja dapat menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Total 12 Agustus?

Baca juga
Fenomena cuaca pagi panas dan malam hujan, ini penjelasan BMKG

Sayangnya, Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak dapat disaksikan di wilayah Indonesia. Baik dalam bentuk total maupun sebagian.

NASA mencatat, Gerhana Matahari Total akan dapat terlihat di Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, Spanyol, Rusia, serta sebagian kecil Portugal. Sementara itu sebagian besar Eropa, Afrika Utara, Kanada, dan Amerika Serikat bagian utara akan merasakan fenomena Gerhana Matahari Sebagian.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 ini diperkirakan mulai pada pukul 15.35 UTC dan mencapai puncaknya pada 17.47 UTC. Proses gerhana akan berakhir pada pukul 19.59 UTC.

NASA mengungkapkan, Spanyol akan menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus secara langsung. Wilayah terbaik di Spanyol untuk menyaksikan fenomena ini berada di Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, hingga Kepulauan Balearic.

"Spanyol tengah bersiap menghadapi gerhana matahari total langka pada 12 Agustus 2026. Peristiwa ini diperkirakan menarik sekitar 17 juta pengunjung, termasuk lima juta wisatawan internasional," ujar laporan pemerintah Spanyol dikutip dari dari Le Monde.

Selain Spanyol, Islandia juga menjadi destinasi favorit untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus. ESA mengonfirmasi, gerhana total juga melintasi Greenland dan Portugal, sedangkan wilayah Eropa lainnya hanya akan menyaksikan gerhana dalam bentuk sebagian.

Menyikapi fenomena Gerhana Matahari Total 12 Agustus, NASA berencana menerbangkan pesawat WB-57 di ketinggian 15 kilometer untuk mengikuti bayangan Bulan. Langkah ini dilakukan untuk mengamati korona Matahari lebih lama dibandingkan pengamatan dari daratan.

Selain itu, NASA juga berencana menerbangkan puluhan balon penelitian ke angkasa. Balon-balon itu berfungsi mempelajari berbagai perubahan yang terjadi pada atmosfer Bumi ketika cahaya Matahari tiba-tiba menghilang selama gerhana berlangsung.

Bagi penikmat fenomena astronomi di Indonesia, dapat menyaksikan Gerhana Matahari 12 Agustus melalui tayangan siaran langsung dari lembaga antariksa atau observatorium internasional secara daring.

Artikel lainnya: Viral komentar nirempati nakes sebelum pasien BPJS Yurizal meninggal dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait