Polri Rilis Daftar Aplikasi Berbahaya di Play Store, Ada yang Diunduh 35 Juta Kali

  • Arry
  • 21 Nov 2023 10:07
Google Play Store(google/google.com)

Bareskrim Mabes Polri merilis sejumlah aplikasi berbahaya yang ada di Google Play Store. Aplikasi-aplikasi ini disebut mengandung ancaman dari para peretas.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melansir data ini dari laporan Kaspersky. Kaspersky menyebut Google Play Store saat ini memiliki lebih dari 3 juta aplikasi.

Aplikasi-aplikasi itu pun selalu diperbaiki secara berkala. Namun, Google dan tim tidak dapat memeriksa setiap pembaharuan yang terjadi. Sehingga aplikasi tersebut rentan disusup file berbahaya oleh peretas.

Mengutip akun X milik @CCIPolri, merilis tiga aplikasi yang berbahaya di Google Play Store. Berikut daftarnya:

Aplikasi berbahaya di Google Play Store

iRecorder - 50.000 Undahan

iRecorder merupakan aplikasi perekam layar untuk smartphone Android. Aplikasi ini pertama kali hadir di Google Play Store pada September 2021. Kemudian, pada November 2022, pengembang aplikasi ini menambahkan beberapa fungsi berbahaya, yaitu kode Trojan akses jarak jauh AhMyth, yang menyebabkan pengguna aplikasi rekaman di aplikasi tersebut terkirim ke pengembang setiap 15 menit sekali.

Saat modus ini terbongkar, aplikasi perekam layar ini telah diunduh lebih dari 50.000 kali.

Beauty Slimming Photo Editor - 620.000 Unduhan

Seperti namanya, Beauty Slimming Photo Editor adalah aplikasi foto editor. Pada Mei 2023, para peneliti Kaspersky menemukan bahwa aplikasi memiliki Trojan Fleckpe, yang membuat malware masuk ke smartphone korban tanpa sepengetahuan korban. Setelah itu, Trojan terhubung ke server comand and control dan mengambil data informasi negara, operator seluler yang digunakan hingga data pribadi korban.

Black Box Master Diamond 35 Juta Unduhan

Black Box Master Diamond adalah klonning dari game Minecraft. Pada April 2023, ada 38 klonning game Minicraft terdeteksi, dengan total 35 juta unduhan yang ada di dalam aplikasi malware ini adalah adware, yang disebut HiddenAds. Ini tidak menimbulkan ancaman serius namun Adware tersebut dapat mempengaruhi kinerja perangkat dan masa pakai baterai.

Artikel lainnya: Ditantang Raffi Ahmad Tinju, Ini Jawaban Ariel Noah

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait