Aksi Wisatawan Nyalakan Kembang Api di Taman Nasional Komodo Dikecam

  • Arry
  • 1 April 2022 09:19
Aksi wisatawan main petasan kembang api di Taman Nasional Komodo dikecam(@KawanBaikKomodo/twitter)

Video gerombolan wisatawan yang menyalakan petasan di atas kapal di Taman Nasional Komodo mendapat sorotan. Aksi tersebut dilakukan di saat kawanan kalong terbang melintas di atas kapal tersebut.

Video ini disebarkan akun Kawan Baik Komodo. Peristiwa tersebut terjadi di Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Lokasi ini memang menjadi destinasi wisata yang menyajikan pemandangan senja eksotis dengan suguhan kalong yang beterbangan.

Kelakuan para wisatawan itu bisa saja membahayakan populasi kalong akibat terkena ledakan petasan. Tetapi juga mengganggu hewan lain di Taman Nasional Komodo.

"Kelakuan wisatawan kita di kawasan konservasi. Ini kejadian di Pulau Kalong TN Komodo sore ini," cuit akun Kawan Baik Komodo yang dikutip Jumat, 1 April 2022.

"Ancaman bagi Komodo dan sawta penyertanya ternyata bukan hanya perizinan investasi yg digelontorkan @kementerianlhk, pemerintahan @jokowi, ttpi jg prilaku wisatawan berkesadaran rendah," lanjut cuitnya.

Warganet langsung memenuhi kolom komentar di unggahan ini.

"Lah g***** banget sih mereka. itu padahal bagus banget lho kalo lagi senja dan ngeliatin kelelawarnya. Pas kesana rasanya kayak terhipnotis liat pemandangannya. Emang harus ada pengawas/patroli sih seharusnya, terutama masalah sampah juga, dilaut pas kesana uda mulai banyak," komentar seorang warganet.

"Itu lah kenapa Taman Nasional Komodo gak seharusnya dijadikan destinasi wisata bersifat massal dgn target kunjungan wisatawan sekian juta per tahun. Salah satu keputusan pemerintah yg salah. Bikin esklusif aja. Nanti kalo dicabut status World Heritage sama UNESCO terus ngambek," cuit netizen lainnya.

"Tolong yaa, gw blm pernah ke bajo dan mau kesana juni bsok! Awas sampe ini ditutup lagi gara2 org2 t**** macem mereka," cuit netizen.

"Padahal sailing di komodo tuh mahal lho. Kirain bakal mensortir wisatawan gblk buat masuk, ternyata enggak," komentar lainnya.

 

Artikel lainnya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan