Isu 'tukar guling' jabatan Wamenkeu Thomas Djiwandono - Deputi BI Juda Agung mencuat
- Arry
- 20 Januari 2026 11:50
Newscast.id - Muncul isu tukar guling jabatan antara Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. Hal ini menyusul mundurnya Juda dari jabatannya dan Thomas yang diusulkan sebagai pengganti.
Juda Agung resmi mengundurkan diri dari jabatan Deputi Gubernur BI sejak 13 Januari 2026. Hal ini dikonfirmasi Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso.
"Deputi Gubernur Bank Indonesia, Bapak Juda Agung, telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI, terhitung sejak tanggal Januari 2026," ujar Ramdan dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengakui pemerintah telah mengajukan tiga nama untuk mengisi kekosongan jabatan Deputi BI. Salah satunya adalah Thomas Djiwandono, yang juga adalah ponakan Presiden Prabowo Subianto.
"Ada beberapa nama yang dikirimkan, salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah Pak Wamenkeu atas nama Pak Tommy (Thomas) Djiwandono," ujar Prasetyo kepada wartawan, Senin, 19 Januari.
Baca juga
Ponakan Prabowo, Thomas Djiwandono diusulkan jadi calon Deputi Gubernur BI
Prasetyo menegaskan, Thomas bukan calon tunggal Deputi BI. Pemerintah menyodorkan dua nama lainnya untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Dua nama calon lainnya diungkap oleh Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun. Menurutnya, tiga nama yang disodorkan pemerinyah sebagai calon Deputi Gubernur BI, yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M. Juhro.
"Tiga-tiganya nanti kan kita rapatkan di Komisi XI keputusan politiknya karena itu adalah jabatan politis nanti kesepakatan politiknya seperti apa," ujar Misbakhun di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin.
"Tadi saya sudah minta kepada sekretariat Komisi IX menjadwalkan rapat internal untuk mengatur jadwal fit and proper Deputi Gubernur Bank Indonesia," kata Misbakhun.
Tukar guling?