BGN setop sementara penyaluran MBG selama libur Lebaran, klaim hemat Rp5 triliun
- Arry
- 17 Maret 2026 17:49
Newscast.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penghentian ini berlaku selama libur Lebaran Idulfitri 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, penyaluran MBG untuk anak sekolah telah dihentikan sejak Jumat, 13 Maret. Sedangkan penyaluran MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terakhir dilakukan pada hari ini, Selasa, 17 Maret.
“Perlu saya sampaikan bahwa untuk anak sekolah, penyaluran terakhir tanggal 13 Jumat kemarin. Nah, kemudian untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita terakhir hari ini,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
“Setelah itu kita akan merayakan Idul Fitri, dan program makan bergizi akan kembali operasional tanggal 31 Maret,” lanjutnya.
Baca juga
2 Dapur MBG ditutup: Pemilik ngaku cucu menteri, sunat budget Jadi Rp6.500 per porsi
Dadan mengklaim, kebijakan ini akan menghemat anggaran negara hingga Rp5 triliun. Selain itu, langkah ini juga bagian efisiensi yang dilakukan BGN di tengah kondisi ekonomi dunia.
“Itu kurang lebih sekitar Rp 5 triliun dihemat dengan seperti itu,” kata Dadan.
BGN diketahui memiliki pagu anggaran sebesar Rp268 triliun, dengan dana cadangan (standby) sebesar Rp 63 triliun.
“Kita optimalkan Rp 268 triliun dan coba kita tidak hitung yang standby ini. Nah, dari Rp 268 triliun yang kita peroleh tersebut, kita juga sedang hitung berapa nanti maksimal yang bisa kita gunakan," jelasnya.
"Nanti setelah kita hitung, setelah kita laksanakan dengan beberapa hal yang perlu dilakukan terkait dengan efisiensi, nanti akan saya sampaikan,” tutup Dadan.
Artikel lainnya: Kemenag gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret, hilal dipantau di 117 titik