Heboh tikus keluar dari tumpukan ompreng MBG di Semarang

  • Arry
  • 4 April 2026 13:46
Makan bergizi gratis atau MBG(humas/indonesia.go.id)

Newscast.id - Sebuah video yang memperlihatkan seekor tikus melompat dari tumpukan ompreng makan bergizi gratis (MBG) viral di media sosial. Peristiwa terjadi di SMKN 8 Semarang, Jawa Tengah.

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah siswa perempuan hendak mengambil ompreng MBG yang diletakkan di kelasnya. Namun tetiba seekor tikus melompat dari tumpukan itu. Alhasil, para siswi langsung panik dan berteriak.

Staf Kesiswaan SMKN 8 Semarang, Dian Nirmala Santi, menceritakan, peristiwa terjadi di kelas XI. Saat itu para siswa baru saja membuka boks besar berisi wadah ompreng yang didistribusikan ke dalam kelas mereka.

"Awalnya murid melaporkan ada tikus keluar dari boks MBG lewat video di grup MBG dan foto tikus yang sudah tertangkap," kata Dian melalui pesan singkat.

Baca juga
Viral bos SPPG joget pamer cuan MBG Rp6 juta per hari, BGN bereaksi

Menurutnya, pihak sekolah langsung mengambil langkah tegas dengan mengembalikan satu boks berisi 35 paket MBG ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mugassari. Dia juga mengakui ada sejumlah paket MBG yang sudah terlanjur dikonsumsi sejumlah siswa sebelum tikus keluar.

"Murid turun dengan membawa boks tersebut dan tikus yang sudah tertangkap.

"Namun ternyata sudah ada beberapa yang dimakan," bebernya.

Dian pun menyatakan, pihak sekolah telah melayangkan komplain resmi kepada SPPG.

Merespons insiden itu, dapur MBG yang menyediakan paket itu meminta maaf secara terbuka dan langsung mengganti seluruh paket makanan dalam boks bermasalah tersebut dengan paket yang baru.

"Petugas (kami) complain ke pihak SPPG dan mengingatkan jangan sampai ini terjadi kembali. Pihak SPPG meminta maaf dan mengganti dengan boks baru dengan makanan yang tersedia di SPPG," lanjut Dian.

Baca juga
2 Dapur MBG ditutup: Pemilik ngaku cucu menteri, sunat budget Jadi Rp6.500 per porsi

Respons BGN

Sementara itu, Sekretaris Tim Percepatan MBG Jateng, Hanung Triyono, menyatakan telah menindaklanjuti secara serius melalui rapat mediasi yang melibatkan pihak sekolah, SPPG, dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Berdasarkan pertemuan, diketahui tikus tersebut ditemukan berada di dalam boks pengiriman besar, bukan di dalam wadah makanan atau ompreng secara langsung.

"Pihak SPPG dan sekolah bersepakat bahwa tikus keluar dari boks bukan dari ompreng. Narasi tikus keluar dari ompreng merupakan persepsi publik di sosial media, tidak pernah keluar dari pihak sekolahan maupun dari murid," ujar Hanung menyampaikan laporan hasil pertemuan.

Dia menduga tikus itu masuk ke boks saat proses loading atau pemindahan barang dari mobil distribusi menuju ruang kelas.

“Pihak sekolah bersedia untuk memperbaiki sistem loading barang sebelum didistribusikan ke siswa dengan memasukkan ke dalam ruangan tertutup dan di atas meja,” lanjut Hanung.

Artikel lainnya: Rekomendasi 3 gudeg legendaris cocok buat oleh-oleh usai liburan dari Jogja

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan