Harga BBM Pertamax Series turun mulai 1 Agustus 2026!

  • Arry
  • 1 Agustus 2026 07:45
SPBU Pertamina(pertamina/pertamina)

Newscast.id - Pertamina menurunkan harga BBM nonsubsidi. Penurunan harga BBM berlaku untuk jenis Pertamax Series mulai 1 Agustus 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan, penyesuaian harga BBM Nonsubsidi dilakukan mengikuti tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar Kitty dalam keterangan tertulis.

Dengan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, berikut harga BBM Nonsubsidi Pertamina per 1 Agustus 2026:

  • Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter
  • Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter
  • Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter
  • Pertamina Dex tetap Rp 21.150 per liter
  • Dexlite tetap Rp 19.700 per liter

Harga di atas berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia di aplikasi MyPertamina agar transaksi pembelian BBM Non-Subsidi menjadi semakin hemat dan menguntungkan. Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia," tambah Kitty.

Informasi lengkap mengenai harga terbaru BBM Non-Subsidi dapat diakses melalui website Pertamina Patra Niaga, sementara informasi promo dapat dilihat pada aplikasi MyPertamina atau dengan menghubungi Pertamina Customer Solution 135.

Artikel lainnya: Pilot Malaysia yang selundupkan ekstasi ke RI konsumsi sabu saat terbangkan pesawat

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan