Update Gempa M 7.7 NTT: 47 orang tewas, 5.000 warga mengungsi
- Arry
- 16 Agustus 2026 09:38
Newscast.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data terbaru pascagempa Magnitudo 7.7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Puluhan orang dilaporkan tewas dan ribuan mengungsi.
Berdasarkan data BNPB per Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB, gempa M 7.7 NTT telah merenggut 47 orang meninggal, 101 warga luka-luka, dan 5.000 warga mengungsi.
Rincian korban tewas:
- Kabupaten Manggarai 23 jiwa
- Manggarai Timur 17 jiwa
- Kabupaten Sikka 4 jiwa
- Manggarai Barat 1 jiwa
- Ende 1 jiwa
- Nagekeo 1 jiwa
Titik pengungsian
- Kabupaten Sikka dengan total 3.356 jiwa
- GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa
- mandiri 2.000 jiwa di 10 titik pengungsian - Kabupaten Manggarai jumlah pengungsi mencapai total 2.078 jiwa
- Nagekeo sebanyak 500 jiwa
Baca juga
Tsunami nyaris 1 meter terjang Ende NTT usai gempa M 7.7
Saat ini para pengungsi membutuhkan bantuan mendesak berupa puluhan tenda darurat, 30 ton beras, obat-obatan, 1.000 selimut, 1.000 velbed, 1.000 lembar tikar, pasokan air bersih (tandon), hingga genset.
BNPB melaporkan, Kabupaten Manggarai telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 90 hari (15 Agustus–13 November 2026) melalui Keputusan Bupati No.319 Tahun 2026, yang diikuti dengan pembentukan pos komando lewat Keputusan No.320 Tahun 2026.
Kabupaten Ngada memberlakukan masa Tanggap Darurat Bencana dan pembentukan Pos Komando selama 30 hari (15 Agustus–15 September 2026) melalui Keputusan Bupati No.441 dan No.442/KEP/HK/2026.
Selanjutnya, Kabupaten Manggarai Timur juga menetapkan status Siaga Darurat Bencana hingga 4 September 2026 melalui Keputusan Bupati Nomor HK/141/Tahun 2026.
Artikel lainnya: Spesifikasi Motor Listrik Nasional Cakra NX1, ini jarak tempuh dan perkiraan harganya