Makna simbol 3 jari saat demo 28 Oktober di Bundaran HI
- Arry
- 30 Oktober 2026 13:49
Newscast.id - Simbol tiga jari menjadi salah satu yang menarik perhatian saat demo mahasiswa BEM Universitas Indonesia dan sejumlah aliansi pemuda di Bundaran HI, Jakarta, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Simbol tiga jari ini pun juga viral di media sosial.
Simbol tiga jari yang diunggah akun BEM UI bahkan kemudian viral di media sosial dan kini banyak digunakan di sejumlah unggahan.
Lalu apa makna simbol tiga jari yang digunakan saat demo 28 Oktober dan viral di media sosial?
Penggunaan simbol tiga jari yakni telunjuk, jari tengah, dan jari manis, sebenarnya bukan hal baru saat aksi demonstrasi di sejumlah negara. Maknanya dapat berbeda-beda, tergantung pada konteks dan pesan yang mau disampaikan.
Popularitas simbol tiga jari ini mulai ramai dari seri novel dan film The Hunger Games karya Suzanne Collins.
Film itu menceritakan sebuah masyarakat yang hidup di bawah pemerintahan Capitol yang otoriter. Ketidakadilan dan penindasan yang dialami masyarakat kemudian memunculkan gerakan perlawanan terhadap penguasa.
Masyarakat dalam film itu pun kemudian menggunakan salam tiga jari sebagai perlawanan terhadap Capitol, pemerintahan yang berkuasa.
Kini simbol tiga jari itu makin ramai digunakan dalam setiap demonstrasi di sejumlah negara. Tercatat, simbol tiga jari ini digunakan demostran di Thailand yang menuntut perubahan politik pada 2020. Kemudian kelompok pro demokrasi di Hong Kong juga menggunakan gestur ini saat demo 2019.
Saat demo 28 Oktober, simbol tiga jari itu dikaitkan dengan nilai keadilan, kebebasan, dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Meski demikian, makna spesifiknya tetap perlu dipahami berdasarkan konteks dan penjelasan dari kelompok yang menggunakannya.
Artikel lainnya: Jokowi siap jadi saksi Roy Suryo-dr Tifa di kasus ijazah palsu