Populer Saat Pandemi Covid-19, Apa Itu Herbal Qusthul Hindi?

  • Arry
  • 4 Agustus 2021 06:01
Herbal Qusthul Hindi(GSI Lab/GSI Lab)

Qusthul Hindi kembali populer di tengah pandemi Covid-19. Herbal yang berasal dari pegunungan Himalaya ini disebut-sebut manjur menangkis virus Covid-19.

Belum ada temuan medis yang kuat tentang khasiat Qusthul Hindi untuk pengobatan Covid-19. Meski demikian, Qusthul Hindi ini ternyata sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW terdapat riwayat yang menjelaskan tentang khasiat sebuah herbal yang dapat menyembuhkan tujuh macam penyakit termasuk juga penyakit yang berkaitan dengan paru. Materi herbal tersebut populer dikenal dengan sebutan qustul hindi yang didapat dari Himalaya.

“Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Al-Fadl telah mengabarkan kepada kami Ibnu ‘Uyainah dia berkata: saya mendengar Az Zuhri dari ‘Ubaidullah dari Ummu Qais binti Mihshan berkata, “Saya mendengar Nabi bersabda, “Gunakanlah dahan kayu India, karena di dalamnya terdapat tujuh macam penyembuh dan dapat menghilangkan penyakit (racun) di antaranya adalah radang penyakit paru.” Ibnu Sam’an dalam haditsnya, “Karena sesungguhnya padanya terdapat obat dari tujuh macam jenis penyakit, di antaranya adalah radang penyakit paru (dada).” Lalu aku menemui Nabi sambil membawa bayiku yang belum makan makanan, lalu bayiku mengencingi beliau, maka beliau meminta air dan memercikinya.” (HR Al Bukhari)

Dalam kitabnya Zaad Al-Ma’ad, Ibnu Qayyim Al Jauziyyah menjelaskan, tanaman yang dikenal dengan nama ilmiahnya Saussurea costus ini ada dua macam. Pertama bahry dan kedua Hindi.

Yang kedua ini lebih kuat dan warnanya lebih putih serta lebih lunak. Manfaatnya cukup banyak. Keduanya bisa mengatasi radang, pilek.

Jika diminum akan bermanfaat untuk mengobati lemahnya liver dan lambung, bisa juga buat obat demam, radang penyakit paru, tetanus, dan juga juga bisa mengobati keracunan.

Ibnu Qayyim menjelaskan, sebagian dokter pada masa itu mengingkari khasiatnya untuk radang paru, padahal kalau merujuk pada pendapat Galenus, mereka akan merevisi pandangan itu. Bagaimana tidak? Dokter-dokter dahulu sudah mengungkapkan khasiat qusthul hindi untuk radang dari infeksi paru.

Pandangan Medis

Dokter Adam Prabata pernah menuliskan soal manfaat Qusthul Hindi. Menurutnya, herbal ini belum digunakan untuk pengobatan Covid-19. Dia menuliskan, manfaat Qusthul Hindi untuk Covid-19 baru sebatas simulasi komputer.

Dikutip dari laman Instagram dr Adam tertanggal 21 Januari 2021, dia menjelaskan, sejumlah manfaat bisa didapatkan dengan mengonsumsi Qusthul Hindi, yakni anti-peradangan, mengurangi keluhan batuk piletk, dan antivirus.

Adam Prabata yang tengah menempuh pendidkan Doktoral di Kobe University menjelaskan, penelitian untuk manfaat Covid-19 masih sebatas simulasi komputer, Qusthul Hindi belum bisa dikategorikan sebagai obat ataupun suplemen untuk Covid-19.

"Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan virus corona baru (COVID-19)," tulisnya.

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan