3 Hadits Rasulullah SAW Soal Pentingnya Makan Sahur

  • Arry
  • 29 Mar 2023 04:29
Ilustrasi makan sahur(@ferlistok/unsplash)

Sahur merupakan aktivitas makan yang dilakukan di bulan Ramadan sebelum terbitnya fajar. Santap sahur ini penting dilakukan bagi orang yang berpuasa.

Nabi Muhammad SAW setidaknya tiga kali menyebutkan soal kegiatan sahur ini. Melansir laman MUI, berikut 3 hadits Rasulullah SAW terkait pentingnya sahur:

1. Santap sahur merupakan berkah

Rasulullah SAW menyebut santap sahur merupakan berkah. Hal tersebut sebagaimana yang disabdakan olehnya:

“Nabi bersabda, “Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur ada berkah.” (HR Bukhari, No 1789)

Dari hadits tersebut secara jelas Rasulullah SAW menegaskan adanya keberkahan dalam sahur. Salah satu yang bisa dirasakan langsung adalah fungsi sahur yang dapat membuat orang yang berpuasa kuat menjalankan ibadah.

Kuat dalam artian di sini adalah tidak merasa keberatan dan mengurangi rasa lelah ketika melakuan ibadah puasa.

Sebab sebelumnya dia telah melakukan santap sahur utuk menyiapkan energi selama menjalankan puasa hingga waktunya berbuka.

2. Keutamaan mengakhirkan sahur

Mengakhirkan sahur merupakan kebiasaan Rasulullah SAW mana kala menjalankan ibadah puasa. Hal ini sebagaimana sabdanya:

“Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi dan Zaid bin Tsabit makan sahur bersama. Setelah keduanya selesai makan sahur, beliau lalu bangkit melaksanakan salat.” Kami bertanya kepada Anas, “Berapa rentang waktu antara selesainya makan sahur hingga keduanya melaksanakan sholat?” Anas bin Malik menjawab, “Kira-kira waktu seseorang membaca lima puluh ayat.” (HR Bukhari, no 547)

Kegiatan mengakhirkan sahur yang dicontohkan Rasulullah SAW bukan tanpa arti. Sebab, apabila aktivitas sahur di akhirkan, maka seseorang yang melaksanakan puasa memungkinkan energinya tetap terjaga.

3. Perbedaan puasa umat Islam dengan Ahlul Kitab ada pada aktivitas sahur

“Dari Amru bin Ash bahwa Rasulullah ï·º bersabda, “Perbedaan antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim, No 1836)

Telah disebutkan hadits sebelumnya bahwa sahur mengandung keberkahan dan sangat dianjurkan Rasulullah SAW bagi orang yang berpuasa.

Selain dalam rangka mengikuti sunah Rasulullah SAW, sahur merupakan pembeda bagi Umat Muslim dan Ahlul Kitab.

Ahlul kitab diketahui juga melaksanakan puasa. Namun mereka tidak melaksanakan santap sahur. Hal inilah yang menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan Ahlul Kitab.

Wallahu’alam.

Artikel lainnya: Resep Tempe dan Kurma Ala Zaidul Akbar, Obat Mujarab Sakit Maag

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait