Ridwan Kamil Dituding Ngemis Donasi Masjid Al Mumtadz, Ini Penjelasan Kang Emil

  • Arry
  • 27 Jul 2022 10:54
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil(ridwankamil/instagram)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dituding melakukan penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Al Mumtadz. Masjid itu dibangun di samping makam putranya, Emmeril Kahn Mumtadz.

Tudingan ini dilontarkan pegiat media sosial, Rudi S Kamri di kanal YouTubenya, Kanal Anak Bangsa, dalam video berjudul Ridwan Kamil Ngemis Donasi untuk Pembangunan Masjid Anaknya.

Dalam video itu Rudi menyatakan Kang Emil akan membangun Masjid Al Mumtadz di dekat makam Eril, tujuannya untuk menghormati putranya itu.

"Sebagai prasasti penghormatan perjuangan Eril untuk generasi muda. Eril siapa ya? Kenapa dibangunkan masjid megah dengan dana Rp 44,n 48 miliar untuk seorang Eril. Tentara dan polisi kita yang gugur membela kedaulatan negara kita di Papua, tidak mendapatkan penghormatan seperti itu tuh, padahal mereka sudah berjuang nyata mengorbankan kedaulatan NKRI," katanya.

Baca juga
Diiringi Lantunan Selawat, Emmeril Kahn Mumtadz Dimakamkan

"Lebih konyol lagi, karena dananya Rp 44,48 miliar, Ridwan Kamil tidak sanggup kemudian membuka donasi. Ini kan koplak," katanya.

"Ini membangun masjid untuk anaknya yang mohon maaf nih, saya belum melihat perjuangan anaknya untuk Indonesia dan ngemis-ngemis donasi ke publik."

Atas tudingan itu, Ridwan Kamil angkat bicara. Dia mengajukan hak jawab di akun Instagram pribadinya.

Baca juga
Momen Ridwan Kamil, Atalia, dan Zara Melepas Eril

"HAK JAWAB SAYA, atas tudingan pak @rudikamri bahwa kami mengemis-ngemis dana pembangunan Al Mumtadz," tulis Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya, dikutip Rabu, 27 Juli 2022.

Ridwan Kamil menjelaskan, pembangunan Islamic Center di Cimaung sudah berlangsung 3 tahun, atau sebelum Eril meninggal dunia. Dananya bersumber dari dana pribadi.

"Jadi bukan baru diniatkan membangun masjid setelah Eril wafat. Makanya sudah beres 1 lantai basement pada saat Eril wafat," tulis Emil.

Ridwan Kamil menelaskan, tanah untuk membangun Masjid Al Mumtadz itu berstatus tanah wakaf keluarga yang diperuntukkan menjadi pusat dakwah di kawasan Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. "Jadi untuk kepentingan publik bukan properti pribadi lagi," tulisnya.

Baca juga
Ridwan Kamil Ungkap 4 Jejak Kebaikan Eril: Bela Sopir Taksi Hingga Sepatu Buat Satpam

"Sejak namanya menjadi Al Mumtadz, ratusan komen/dm masuk yang ingin berdonasi dari skala receh hingga besar untuk masjid ini. Tentulah diterima dengan senang hati. Maka agar tertib administrasi, dibuatkanlah format donasi via kitabisa.com agar mudah pertanggungjawabannya," tulis Emil.

Menurutnya, jika tidak ada sumbangan masyarakat pun, pembangunan masjid tetap diupayakan terwujud. "Sampai kapan pun selesainya," tulisnya.

Meski demikian, Ridwan Kamil menyatakan tidak mempermasalahkan Rudi Kamri tidak menyukai langkahnya. Namun, seharusnya bertanya terlebih dahulu sebelum membuat pernyataan.

"Tapi minimal tidak berburuk sangka dengan menyimpulkan hal-hal yang tidak proporsional. Biasakanlah tabayun, bertanya kepada objek bahasan, karena itu adalah adab yang seharusnya," tulisnya.

Klarifikasi Ridwan Kamil soal tuduhan galang donasi pembangunan Masjd Al Mumtadz

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait