Minim Saksi, Polisi Akui Kesulitan Cari Pembunuh Ibu-Anak di Subang

  • Arry
  • 24 Sep 2021 21:53
Olah TKP Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Subang(ist/ist)

Polisi mengakui kesulitan mencari pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Apalagi kasus kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu sangat minim saksinya.

Kasus pembunuhan Tuti dan Amlia terjadi 18 Agustus 2021. Namun, hingga kini polisi masih belum dapat mengungkap siapa pembunuh ibu dan anak itu. Bahkan kini penyidik dari Polri sudah turun tangan membantu pengungkapan kasus.

"Penyidik terus bekerja untuk tuntaskam kasus ini. Karena memang kasus ini kompleks sekali, bagaimana penyidik untuk menentukan daripada tersangka kasus ini, melalui proses," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Jakarta, Kamis (23/9).

Baca Juga:
Dituding Terlibat Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Istri Muda Buka Suara

Menurut Rusdi, penyidik harus punya keyakinan tinggi untuk mengungkap siapa tersangka dalam kasus ini. "Ini menjadi bagian bagaimana kasus tersebut untuk dapat diungkap. Dan juga tentunya untuk mengungkap kasus ini, Polda Jawa Barat khususnya telah mendapat backup penuh dari Bareskrim Polri. Tentunya bagaimana proses kita lihat saja, sekarang penyidik semua sedang bekerja," jelas dia.

Rusdi mengakui, salah satu kendala yang dihadapi adalah minimnya saksi.

Baca Juga:
Pembunuhan Ibu-Anak: Yosef dan Istri Muda Dites Kebohongan, Hasilnya?

"Masalahnya ini kompleks sekali. Karena apa, terutama adalah tidak ada saksi yang melihat daripada kejadian itu sendiri," kata dia.

"Tidak ada saksi itu sehingga bagaimana Polri mengungkap daripada kasus ini dengan melakukan olah TKP, mencari bukti-bukti yang berhubungan dengan kejadian itu. Dari bukti-bukti itulah akan diteliti oleh penyidik, sehingga penyidik dapat mengungkap kasus itu," ujarnya.

 

Baca Juga:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait