Penjelasan Gus Baha Sholat Tarawih 4 Rakaat 1 Salam dan 2 Rakaat 1 Salam

  • Arry
  • 31 Maret 2023 11:50
Ilustrasi Sholat(humas/bengkuluutarakab.go.id)

Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan sepanjang bulan Ramadan. Selain jumlah rakaat, ada dua versi pelaksanaannya. Yakni sholat 4 rakaat satu kali salam dan sholat 2 rakaat 1 kali salam.

Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha menjelaskan soal perbedaan pelaksanaan sholat tarawih tersebut. Menurutnya, dua versi sholat tarawih itu sama-sama sah.

Melansir laman NU Online, Gus Baha menjelaskan, tarawih versi 4 rakaat dengan satu salam pernah dilakukan Nabi Muhammad. Hanya saja memang dalam redaksi hadits lain, tarawih dilakukan dua rakaat satu salam. Sampai beberapa rakaat.

"Sehingga kalau ada shalat tarawih empat rakaat tanpa tasyahud sebelumnya, sebetulnya secara fiqih kita sepakat itu sah," kata Gus Baha dikutip dari akun YouTube Islamadina Official.

Baca juga
Sholat Tarawih 11 Rakaat atau 23 Rakaat, Mana yang Lebih Afdal?

Gus Baha menjelaskan, Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan sholat tarawih 4 rakaat dan 1 salam berdasarkan hadits dari Aisyah, Nabi bersabda yang artinya:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah bilangan pada bulan Ramadhan dan tidak pula pada bulan selain Ramadhan dari 11 Rakaat. Beliau shalat 4 rakaat sekali salam, maka jangan ditanya tentang kebagusan dan panjangnya, kemudian shalat 4 rakaat lagi sekali salam maka jangan ditanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian shalat witir 3 rakaat.” (HR Muslim)

"Jika beranggapan bahwa empat rakaat tarawih tidak ada tasyahud awal, tidak ada ulama yang mengatakan tasyahud awal itu wajib," ujar Gus Baha.

Gus Baha melanjutkan, Nabi Muhammad bahkan juga pernah melakukan sholat tarawih lebih dari empat rakaat baru salam. Kejadian tersebut bisa dibaca dalam hadits riwayat Aisyah, Rasulullah saw bersabda yang artinya:

“Kami dahulu biasa menyiapkan siwak dan air wudhu untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, atas kehendak Allah beliau selalu bangun malam hari, lantas tatkala beliau bangun tidur langsung bersiwak kemudian berwudhu. Kemudian beliau melakukan shalat malam atau tarawih 9 rakaat yang beliau tidak duduk kecuali pada rakaat yang kedelapan lantas membaca pujian kepada Allah dan shalawat dan berdoa dan tidak salam, kemudian bangkit berdiri untuk rakaat yang kesembilan kemudian duduk tahiyat akhir dengan membaca dzikir, pujian kepada Allah, shalawat dan berdoa terus salam dengan suara yang didengar oleh kami. Kemudian beliau melakukan shalat lagi 2 rakaat dalam keadaan duduk.” (HR. Muslim 1233 marfu’, mutawatir).

Baca juga
Gus Baha: Sunan Giri Sebut Wayang Haram, Sunan Kudus Minta Digepengkan

"Nabi pernah shalat witir lebih dari 4 rakaat tidak duduk sama sekali, hanya terakhir duduk terus salam. Ini Nabi Muhammad," ungkap Gus Baha.

Menurut Gus Baha, sholat tarawih empat rakaat tanpa tasyahud dikatakan sah karena tidak ada ulama mengatakan bahwa tasyahud awal itu wajib. Jadi ketika ada tarawih empat rakaat berturut-turut berati tidak ada masalah karena yang ditinggalkan tasyahud awal yang diyakini hanya sunah.

"Bagi yang menganggap ini masalah, dasarnya tidak cocok lalu dijadikan masalah. Sebenarnya yang mengatakan itu masalah, ia juga beranggapan bahwa tasyahud awal itu sunah," jelas Gus Baha.

Artikel lainnya: Ada Gerhana Matahari di Akhir Ramadan, Catat Tanggalnya

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan