Heboh Foto Menag Yaqut Cholil Rangkul Ragil Mahardika, Ini Kata GP Ansor

  • Arry
  • 13 Mei 2022 16:45
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas(kementerian agama/kemenag.go.id)

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, sedang merangkul seseorang berwajah Ragil Mahardia. Ragil adalah sosokyang mendapat sorotan saat tampil di podcast Deddy Corbuzier.

Salah satu akun yang mengunggah foto Gus Yaqut merangkul Ragil Mahardika adalah Bossman Mardigu. Dia menulis ketereangan mempertanyakan apakah foto tersebut benar atau hoaks.

Meme tersebut terlihat Gus Yaqut merangkul seseorang yang disebut gus Ragil, kader Ansor cabang Jerman.

Ketua GP Ansor, Luqman Hakim, buka suara soal foto tersebut. Menurutnya, foto GUs Yaqut bersama salah satu pasangan LGBT itu adalah editan.

Baca juga
Undang Pasangan Gay, Deddy Corbuzier Akhirnya Minta Maaf dan Hapus Video di YouTube

"Saya pastikan gambar itu 1000% tidak asli alias hasil editan. Itu editan amatir. Tak perlu pakar digital picture untuk mengetahuinya, mata orang awam saja bisa melihat itu gambar editan," kata Luqman, Jumat 13 Mei 2022.

"Kalau mau belajar photo editing, Ansor siap memfasilitasi. Kelihatan banget orang itu masih amatiran. Tentu kalau nanti sudah punya keahlian, harus digunakan untuk aktifitas yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Bukan untuk membuat fitnah, menyebar kebencian dan tindak negatif lainnya," ujarnya.

"Apalagi terhadap Gus Yaqut sebagai Ketua Umum kami. Fitnah, hinaan dan ujaran kebencian yang diarahkan ke Ansor/Banser dan Ketua Umum Gus Yaqut, justru membuat kami semakin kokoh dg jalan jihad yang kami pilih, yakni; Jalan Islam Kemanusiaan (Humanitarianisme Islam). Islam yang mengabdi untuk kemuliaan semua manusia," ujarnya.

"Ansor mengajak kepada semua pihak untuk berkolaborasi dalam kebaikan dan karya-karya kemanusiaan. Tidak ada faedahnya kegiatan-kegiatan jahat seperti itu diteruskan. Sudahi dan segera bertaubat sebelum ajal menjemput," imbuhnya.

 

Artikel lainnya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan