Mobil Alphard Miliknya Masuk Area Terlarang Bandara, Sri Mulyani: Bagian Protokol

  • Arry
  • 27 Maret 2023 19:22
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masuk mobil Toyota Alphard hitam di apron Bandara Soekarno-Hatta(@partaisocmed/twitter)

Mobil Toyota Alphard warna hitam milik Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kedapatan masuk area apron Bandara Soekarno-Hatta pada 22 Maret 2023. Padahal area tersebut merupakan wilayah terlarang bagi kendaraan pribadi.

Sri Mulyani akhirnya menjelaskan soal mobilnya yang masuk area terlarang bandara. Menurutnya, mobil tersebut memang menjemput hingga apron dan dia mengklaim sudah mengikuti protokol bandara.

"Pertama, itu protokol yang diberikan kepada saya. Saya di Cengkareng itu biasanya sengaja ke kantor Bea Cukai untuk sekaligus menanyakan anak buah mereka juga bisa menyampaikan apakah mereka baru menangkap barang tegahan," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin, 27 Maret 2023.

Sri Mulyani pun menyatakan ada pejabat lain yang juga menggunakan fasilitas serupa. Namun bedanya, dia dalam rangka mengunjungi kantor Bea Cukai.

Baca juga
Viral Mobil Alphard Sakti Masuk Area Terlarang Bandara, Ternyata Jemput Sri Mulyani

"Bedanya kalau yang lain tidak melakukan itu karena ada tempat tersendiri kalau saya karena Bea Cukai di bawah Kementerian Keuangan. Jadi saya melakukan sekaligus merupakan kesempatan buat saya berdiskusi ngecek dengan kepala kantor wilayahnya," tekan Sri Mulyani.

Mengenai kejadian mobil Toyota Alphard milik Sri Mulyani masuk apron bandara, PT Angkasa Pura II menyatakan mobil tersebut sudah mendapatkan izin.

"Kendaraan yang digunakan untuk penjemputan sudah dilengkapi izin memasuki apron," berdasarkan keterangan tertulis dari PT AP II.

Dari foto yang beredar di media sosial terlihat mobil Alphard Sri Mulyani dikawal bagian protokoler di area apron Bandara Soekarno Hatta. Ada tiga mobil yang masuk dalam rombongan tersebut.

Artikel lainnya: Jika Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20, Argentina Siap Gantikan

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan