Kemenag perkirakan ada perbedaan awal puasa Ramadan 2026: tunggu sidang isbat

  • Arry
  • 12 Jan 2026 06:05
Ilustrasi Puasa(clufot/unsplash)

Newscast.id - Kementerian Agama memprediksi adanya perbedaan penetapan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Pemerintah pun akan menetapkan dalam sidang isbat.

"Dalam kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas tertera awal Ramadan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026," kata Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar kepada wartawan, Minggu, 11 Januari 2026.

"Namun untuk pemerintah tetap menunggu pelaksanaan isbat awal Ramadan 1447 H, yang insyaallah akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026," ujarnya.

Thobib menjelaskan, ada kemungkinan perbedaan awal Ramadan dengan Muhammadiyah. Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan dalam maklumatnya.

Baca juga
Muhammadiyah Tetapkan Puasa 1 Ramadan Jatuh 18 Februari 2026

"Sedangkan maklumat ormas Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 H bertepatan tanggal 18 Februari 2026," ucapnya.

"Di Indonesia hal ini sudah biasa terjadi. Namun, kami tetap mengimbau agar publik dapat mengikuti keputusan pemerintah," jelasnya.

Meski demikian, Thobib meminta masyarakat tetap menjaga kerukunan meski ada perbedaan penetapan awal Ramadan.

"Jika memang hal tidak bisa dihindarkan, di tengah perbedaan, agar masyarakat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah (kebangsaan)," ucap dia. 

Artikel lainnya: KPK ungkap peran eks Menag Yaqut Cholil di korupsi kuota haji

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait