Muhammadiyah Tetapkan Iduladha Jatuh Pada 9 Juli 2022

  • Arry
  • 22 Jun 2022 17:24
Pemantauan Hilal(kementerian agama/kemenag.go.id)

PP Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriah jatuh pada 9 Juli 2022. Muhammadiyah berharap tidak ada masalah jika terjadi perbedaan dengan keputusan dari Pemerintah.

"Kami (Muhammadiyah) Insyaallah 9 Juli ber-Iduladha. Baik sama maupun beda, kami harapkan tidak jadi masalah," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Yogyakarta, Rabu, 22 Juni 2022.

Menurutnya, perbedaan soal penghitungan hari raya Umat Islam bakal terus terjadi. Sebab, saat ini umat Islam belum memiliki kalender Hijriah yang berlaku secara global.

"Selama ini kita belum punya kalender Hijriah internasional yang bersifat global. Itu memang (perbedaan terjadi) di banyak kawasan sering berbeda," jelasnya.

"Maka perbedaan-perbedaan, kemarin kan diawali bulan Ramadan. Tapi Idulfitri-nya sama. Kalau misalkan besok juga ada perbedaan, sikapi saja sebagai hal yang biasa," katanya.

Baca juga
Hari Raya Iduladha Diperkirakan Berbeda

"Yang penting semua menghayati ibadah kurban dan lebih-lebih di era pandemi ini. Kami mengimbau kepada umat Islam yang punya kelebihan untuk berkurban. Mari kita syiarkan gelorakan berkurban,"imbuhnya.

Keputusan Muhammadiyah ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 H. Maklumat ini ditandatangani Haedar Nashir pada 3 Februari 2022.


Iduladha versi Pemerintah

Kementerian Agama akan memutuskan kapan Iduladha terjadi pada rukyatul hilal atau pengamatan hilal awal Zulhijah 1443 H pada Rabu, 29 Juni 2022. Pemantauan hilal ini digelar 86 lokasi di seluruh wilayah Indonesia.

"Kita akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah 1443 pada Rabu, 29 Juni 2022. Kita memutuskan akan menggelar rukyatul hilal di 86 lokasi seluruh wilayah Indonesia," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag Adib.

"Pada hari rukyat, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk, berkisar antara 0 derajat 52 menit sampai dengan 3 derajat 13 menit, dengan sudut elongasi 4,27 derajat sampai dengan 4,97 derajat," ujar Adib.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait