Erigo dan The Goods Dept Jadi Sorotan, Diduga Gegara Paksa Karyawan Resign

  • Arry
  • 4 Nov 2022 11:46
Ilustrasi pengunduran diri(ist/ist)

Erigo dan The Goods Dept tengah menjadi perbincangan hangat di Twitter. Mereka diduga telah memaksa lebih dari 30 karyawannya mengundurkan diri atau ganti rugi sebesar Rp30 juta per orang.

Untuk diketahui, Erigo adalah sebuah brand fesyen lokal yang memiliki koleksi street style dengan harga murah. Sedangkan The Goods Dept adalah toko ritel yang menjual koleksi fesyen dari berbagai brand.

Bahasan soal Erigo dan The Goods Dept bermula dari cuitan seorang warganet dengan akun @DiahLarasatiP. Dia bahkan membagikan kronologi mengenai perkara yang tengah terjadi pada Erigo dan The Goods Dept.

Menurutnya, hal ini bermula pada 19-20 Oktober 2022 saat toko mereka melakukan stock opname. Namun dari stock opname itu diketahui banyak barang minus.

Heboh Erigo dan The Good Dept

Berikut kronologi terkait Erigo dan The Good Dept:

  1. Awalnya, Pada tanggal 19-20 Oktober 2022 Store kami melakukan Stock Opname. Hasil Stock Opname keluar 3 hari setelah Stock Opname dilakukan.
  2. Hasilnya juga membuat kita Tim Operational Store kaget karena terdapat banyak minus. Total minus dari Store kami sebanyak 1000 lebih setelah dicompare dengan data Stock Card di Sistem. Kami selaku Tim Operational Store tidak tinggal diam dengan hasil minus tersebut.
  3. Kami melakukan penelusuran, Dari beberapa penelurusan ada beberapa barang yang tidak terscan dan tidak ada datanya didalam hasil stock opname tersebut. Terbukti hasil Stock Opname itu tidak maksimal pasti banyak barang yang tidak terscan.
  4. Pada tanggal 28 Oktober 2022 tiba2 tanpa info sebelumnya datang dari tim E (sebut saja tim E) ke semua store. Pada saat itu mereka briefing/info ke kita akan mengadakan SO ulang pada tanggal 31 Oktober 2022 dikarenakan mereka kurang yakin dengan hasil SO sebelumnya.
  5. Pada saat itu mereka juga menanyakan kenapa hasil SO kemarin bisa banyak minusnya. Kami pun menjelaskan dari beberapa faktor : 1. Faktor External, kenapa kita bisa menyebutkan faktor external dikarena dibagian pintu keluar masuk sensormatic kita tidak berfungsi sudah error.
  6. Kita sudah mereport untuk diperbaiki tetapi selama 1 tahun ini tidak kunjung diperbaiki. 2. Faktor Sistem, beberapa kali kami menemukan adanya transaksi yang tidak memotong qty yang ada distockcard sistem tapi anehnya transaksi value masuk sehingga setiap closingan antara edc
  7. dan sistem selalu balance. Hal ini sudah sering terjadi dan sudah dilaporkan ke pihak IT dan Inventory. Itu hanya beberapa qty yg terpantau mungkin banyak transaksi yang tidak terpotong yg tidak terpantau oleh kami.
  8. 3. Faktor alokasi barang (Transfer out dan transfer in)
    4.Faktor internal, sebenarnya untuk faktor internal kami tidak yakin. Karena dari total 1000 lebih qty yang hilang dalam setahun berarti 1 orang perhari bisa mengambil 4-5 barang.
  9. Di kasih 2 opsi ganti rugi langsung tanpa bisa dicicil atau mengundurkan diri. Akhirnya semuapun membuat pernyataan mengundurkan diri dikarenakan tekanan dan rasa lelah yang kami rasakan hari itu.
    bayangin sampe jam 2 dini hari loh.
  10. Setelah semua selesai membuat pernyataan dan menandatanganinya. Kami baru diinfo kami tdk akn mendapatkan gaji bulan ini. Gaji tersebut akan dipakai untuk ganti rugi hasil minus tersebut. Kena jebakan bertubi2. Udh dipaksa resign ga gajian juga dengan alasan untuk ganti rugi
  11. Padahal sebelum nya pihak E memberikan memo pengunduran tanggal gaji

Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak Erigo maupun The Good Dept mengenai cuitan yang viral di media sosial itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait