Viral menu MBG lele mentah dan masih hidup di Pamekasan, BGN beri penjelasan

  • Arry
  • 11 Mar 2026 16:59
Viral menu MBG lele mentah dan hidup di SMAN 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur(ist/ist)

Newscast.id - Viral di media sosial video yang memperlihatkan menu makan bergizi gratis (MBG) berisi lele mentah. Menu itu disajikan ke SMA Negeri 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dalam video yang beredar, tampak satu kotak makan berisi ikan lele yang masih mentah dan hidup dicampur dua potong tahun dan 2 potong tempe. Pemberian menu itu langsung ditolak pihak sekolah.

Paket itu adalah jatah siswa selama tiga hari mulai Senin, 9 Maret hingga Rabu, 11 Maret.

"Lele yang masih hidup ini diperkirakan membusuk sekitar pukul 12.00 WIB sidang dan bisa merusak makanan lainnya. Jadi mohon maaf kepada pihak dapur, sekolah mengambil sikap demi keselamatan anak-anak," ujar perwakilan sekolah.

Baca juga
Viral menu telur MBG di Magetan dan Tulungagung masih ada kotoran ayamnya

Pihak sekolah juga menilai, jika makanan tetap dibagikan, kemungkinan akan terbuang. Sebab, siswa tidak dapat mengonsumsinya langsung.

"Ini sangat disesalkan oleh skeolah, karena terus terang nanti akan menjadi sampah di sekolah karena akan dibuang anak-anak," lanjutnya.

Mengenai paket menu MBG itu, Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh Arifin mengatakan, pihaknya sengaja menolak paket itu karena . Sebab kondisinya sudah amis. Bahkan berselang beberapa jam diprediksi akan membusuk.

"Ada dua iris tempe dan tahu. Ikan lelenya amis, mentah bahkan ada yang masih hidup dan bergerak di dalam kotak plastik," kata dia.

"Baunya sangat amis. Siswa pun tidak ingin menerimanya," kata dia.

Moh. Arifin menyampaikan, sekolah sudah menghubungi SPPG terkait, dan berharap ada perbaikan yang dilakukan.  

Baca juga
Viral menu MBG buah kelapa dan telur mentah di Pamekasan Madura

Respons Badan Gizi Nasional

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengakui paket menu MBG lele dan tempe mentah di SMAN 2 Pamekasan. Menurutnya, dua makanan tersebut bukan seluruh menu yang diterima siswa SMAN 2 Pamekasan. SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan juga menyediakan roti pizza, telur rebus, susu, serta buah naga.

"Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” kata Nanik dalam keterangan resmi.

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan serta evaluasi agar seluruh proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan," katanya.

Sementara itu, ahli gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan, keberadaan lele marinasi memiliki pertimbangan gizi sekaligus ketahanan pangan.

"Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu," ujarnya.

Dia mengklaim, lele sengaja diberi bumbu agar tahan lama.

"Lele dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari," ujarnya.

Artikel lainnya: Gugatan praperadilan ditolak hakim, Gus Yaqut sah jadi tersangka korupsi kuota haji

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait