Mengenal 3 Jenis Harimau Khas Indonesia, Hanya 1 Jenis yang Tersisa

  • Arry
  • 2 Agt 2022 17:58
Harimau Sumatera(litbang/kemendagri.go.id)

Harimau alias Panthera tigris merupakan spesies kucing terbesar yang masih hidup dari genus Panthera. Harimau merupakan hewan puncak rantai makanan.

Warna kulit yang eksotis membuat harimau kerap diburu di sejumlah tempat. Kini populasi harimau di dunia pun terancam punah.

Pada tahun 2015, populasi harimau liar di seluruh dunia diperkirakan hanya tersisa sekitar 3.062 hingga 3.948 ekor yang dewasa.

Ada tiga jenis harimau yang berkembang di Indonesia. Namun dua jenis sudah punah.

Melansir laman Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DI Yogyakarta, berikut tiga jenis harimau asli Indonesia:

  • Harimau Bali

Harimau Bali memiliki nama ilmiah Panthera tigris Balica. Sebelum kedatangan Belanda, harimau Bali adalah satwa liar yang sangat ditakuti dan dihormati penduduk lokal.

Namun, hingga akhir abad ke-17, keberadaan harimau Bali ini menyusut hingga tersisa 300 ekor saja. Penyusutan ini lantaran maraknya perburuan yang dilakukan Belanda dan pendatang. Harimau Bali terakhir ditembak di daerah Sumber Kima, Bali Barat pada tanggal 27 September 1937. Sub-spesies ini kemudian dinyatakan punah pada tahun 1938.

Baca juga
Dua Ekor Harimau Sumatra Ditemukan Mati dengan Kaki Terjerat Jebakan Babi

  • Harimau Jawa

Harimau Jawa memiliki nama ilmiah Panthera tigris Sondaica. Seperti halnya harimau Bali, harimau Jawa juga sudah punah. Kucing raksasa ini dinyatakan punah pada awal 1980-an.

Awal kepunahan harimau Jawa ini bermula dari pembukaan lahan hutan di Jawa pada awal 1800-an. Kegiatan itu pun kerap menimbulkan konflik antara manusia dan harimau. Karena seringnya konflik, akhirnya banyak harimau yang diburu.

Hingga awal tahun 1940-an, populasi harimau Jawa diperkirakan tinggal 200-300 ekor dan menurun terus setelah itu. International Union for Conservation Nature secara resmi mengumumkan bahwa harimau Jawa yang terakhir berada di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur pada tahun 1976. Sesudah itu harimau semakin menghilang dan akhirnya dinyatakan punah pada awal 1980-an. Saat ini sesekali dilaporkan terlihat di hutan-hutan di pegunungan di pulau Jawa, namun belum keberadaannya masih belum dapat diverifikasi.

Baca juga
Petugas Kebersihan Taman Safari Tewas Diterkam Harimau

  • Harimau Sumatera

Satu-satunya harimau khas Indonesia yang masih hidup adalah jenis harimau Sumatera alias Panthera tigris Sumatrae. Harimau Sumatera memiliki tubuh yag relatif kecil.

Harimau Sumatera memiliki warna paling gelap dibanding sub-spesies harimau lainnya. Pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat serta berhimpitan. Sub-spesies harimau Sumatra ini juga memiliki lebih banyak janggut dan surai dibandingkan sub-spesies harimau lainnya.

Harimau Sumatera jantan dewasa bisa berukuran panjang sekitar 250 cm, dengan berat sekitar 140 kg. Tingginya dapat mencapai 60 cm. Sedangkan harimau dewasa betina berukuran panjang tubuh sekitar 198 cm, dengan berat sekitar 91 kg.

Baca juga
Begini Cerita 2 Harimau Ragunan Bisa Terpapar Covid-19

Saat ini Harimau Sumatera berstatus Critically Endangered atau Kritis (IUCN Redlist). Di Indonesia satwa ini dilindungi dengan UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ancaman terbesar bagi pelestariannya adalah degradasi lahan dan penghancuran habitat yang memicu peningkatan konflik dengan manusia. Misalnya berupa serangan terhadap ternak atau konflik dengan manusia secara langsung.

Harimau Sumatera juga diburu untuk diambil bagian-bagian tubuhnya. Setelah itu, bagian-bagian tubuh harimau juga banyak diperdagangkan secara illegal sebagai barang seni atau bahan obat tradisional.

Ayo kita selamatkan harimau Sumatera ini dari kepunahan. Jangan sampai anak cucu kita hanya mendengar dongeng tentang harimau Sumatera saja tanpa melihat wujudnya.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait