Indonesia gabung ke Dewan Perdamaian bikinan Trump, ini penjelasan Istana
- Arry
- 22 Januari 2026 22:22
Newscast.id - Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang dipimpin Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Apa alasannya?
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan, tujuan Indonesia bergabung dalam tim perdamaian bikinan Trump adalah untuk mewujudkan perdamaian anatra Israel dan Palestina.
"Kalau secara kehendak, ya tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung karena yang penting kan tujuannya. Tujuannya adalah mempercepat proses perdamaian di Gaza," kata Prasetyo kepada wartawan, Kamis, 22 Januari 2026.
Indonesia bergabung ke Dewan Perdamaian bikinan Trump bersama dengan tujuh negara Islam atau mayoritas muslim lainnya. Mereka adalah Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Para pimpinan negara-negara itu, termasuk Presiden Prabowo Subianto, kini tengah menghadiri World Economic Forum (WEF). WEF merupakan wadah pertemuan bagi para pemimpin paling berpengaruh di dunia untuk membahas tantangan global.
Selain tujuh negara Islam itu, sejumlah negara juga telah memutuskan bergabung Dewan Perdamaian bentukan. Mereka adalah Israel, Vietnam, Hungaria, Argentina, Maroko, Kazakhstan, dan Uzbekistan.
Artikel lainnya: Banjir Jakarta meluas, air hampir 1 meter genangi 45 RT dan 22 ruas jalan