Heboh isu Panglima Kopassus tampar orang Istana, ini penjelasan Kopassus

  • Arry
  • 21 April 2026 13:16
Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi(puspen tni/youtube)

Newscast.id - Muncul isu keributan aksi tampar di Istana Kepresidenan. Disebut Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menampar salah satu orang di Istana.

Kabar ini mencuat di media sosial. Dalam isu yang beredar disebutkan, peristiwa bermula saat Letjen Djon hendak bertemu dengan Presiden Prabowo selama 30 menit. Namun dia diminta untuk menunggu.

Hingga waktu bertemu mau habis, Letjen Djon belum juga bisa bertemu Prabowo. Namun tak lama Prabowo keluar dan melihat Pangkopassus sedang menunggu. Presiden pun langsung memberikan teguran keras ke orang Istana yang meminta Letjen Djon menunggu.

Usai bertemu Prabowo, Pangkopassus kemudian dikabarkan mencari orang Istana tersebut. Saat bertemu, dia langsung melayangkan tamparan ke orang istana itu.

Baca juga
Kepala intel TNI mundur imbas kasus penyiraman air keras ke aktivis Andrie Yunus

”Isu ini disebut beredar di lingkar terbatas Ring 1 Istana dan kini menjadi perbincangan hangat di media sosial,” tulis salah satu akun yang membagikan cerita tersebut.

Kopassus memastikan informasi itu tidak benar. Hal ini mereka tegaskan di akun Instagram resminya dan membubuhkan cap "HOAX" dalam unggahan yang berisi narasi penamparan tersebut.

"Waspada, sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi ini mengeklaim adanya keributan antara Pangkopassus dan pihak protokoler," demikian keterangan dalam video yang dikutip pada Selasa, 21 April 2026.

"Faktanya, ini hanyalah karangan tanpa bukti. Informasi ini sengaja disebarkan untuk menciptakan kegaduhan dan memecah-belah soliditas internal institusi negara," lanjutnya.

Artikel lainnya: Bahlil sebut harga BBM Pertamax juga berpotensi naik

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan