Anak Buah Dokter Terawan Bikin Persatuan Dokter Seluruh Indonesia, Saingan IDI?

  • Arry
  • 27 Apr 2022 13:47
Ilustrasi Dokter(@impulsq/unsplash)

Anak buah dokter Terawan Agus Putranto, Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyanto, akan mendeklarasikan organiasi kedokteran baru. Namanya Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia alias PDSI.

PDSI sendiri kini sudah mengantongi Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia. PDSI akan dideklarasikan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 27 April 2022.

PDSI akan diketuai Jajang Edi Priyanto. Dia adalah staf khusus Terawan Agus Putranto saat menjabat Menteri Kesehatan.

"Berdirinya perkumpulan ini adalah dalam memenuhi hak Warga Negara Indonesia dalam berserikat dan berkumpul yang dijamin Pasal 28 UUD 1945 selaku konstitusi tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hak kami ini telah dijawantahkan dalam SK Kemenkumham tersebut di atas," kata Jajang melalui keterangannya.

Baca Juga
IDI Ungkap 4 Dosa dr Terawan: Iklankan Diri Berlebih Hingga Tarik Biaya Ratusan Juta

PDSI mengusung visi untu menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Selain itu, PDSI juga memiliki misi mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi yang profesional; Meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota; Mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.

"Kami juga rakyat Indonesia, maka PDSI adalah dari, oleh, dan untuk rakyat," jelas Jajang.

Baca Juga
Bukan Gegara Vaksin Nusantara, Ini Alasan MKEK Pecat Eks Menkes Dokter Terawan

Jajang menjelaskan, PDSI juga akan menjunjung tinggi kewenangan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sebagai wakil negara dalam mengurus sertifikasi, pendidikan dokter berkelanjutan, serta hal-hal terkait pendidikan.

"Sudah saatnya asosiasi medis hanya fokus pada perlindungan hukum dan kesejahteraan, lazimnya asosiasi medis di negara maju lainnya. Sudah saatnya asosiasi medis bekerja secara proporsional dengan kerjasama bersama pemerintah dan masyarakat," tutur Jajang.

Dalam keterangannya, PDSI menyatakan siap mendukung penuh kebijakan Kementerian Kesehatan yang saat ini dipimpin Budi Gunadi Sadikin.

 

Artikel lainnya

Berita Terkait