Ramai-ramai membantah terlibat korupsi MBG: AHY hingga Dudung Abdurachman

  • Arry
  • 12 Jun 2026 11:50
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan Kejaksaan Agung(ist/ist)

Kepala KSP Dudung Abdurachman

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman ikut membantah terlibat korupsi MBG. Dia menegaskan tidak memiliki sejumlah dapur MBG yang terafiliasi dengan bekas Kepala BGN, Dadan Hindayana.

"Terus satu hal saya ingin menyampaikan klarifikasi, ada berita Pak Dudung katanya punya titik melalui Pak Dadan," kata Dudung di Jakarta.

Dudung menjelaskan, dugaan namanya terseret lantaran ada sejumlah pondok pesantren yang meminta diperkenalkan dengan Dadan. Mereka meminta agar ponpes itu mendapatkan manfaat dari MBG.

"Saya informasikan, jadi beberapa bulan yang lalu, mungkin tujuh, enam bulan yang lalu, saya kan dekat dengan pesantren. Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya, untuk sebagai sasaran penerima manfaat. Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," ujarnya.

"Nah, kemudian minta dikenalkan dengan Pak Dadan. Saya sampaikan Pak Dadan ini ada pesantren yang sudah siap ya, sudah ditentukan, dia sudah mulai secara administrasi sudah siap. Nah, realisasinya tidak ada. Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, 'Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya'," ujar Dudung.

"Akhirnya silakanlah mereka berhubungan. Mereka berhubungan saya sudah tidak mengerti apa-apa. Nah, waktu Pak Dadan ke sini beberapa minggu yang lalu, saya tanya Pak Dadan gimana itu? Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai, bangunnya-dapurnya pun belum terbangun. Saya tanya Abah Junaidi dan sebagainya," ucapnya.

"Cuma karena saya yang minta tolong kepada Pak Dadan itulah yang kemudian akhirnya bunyi seakan-akan Pak Dudung punya dapur. Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi nggak ada sama sekali saya punya dapur ya," imbuhnya.

Legislator Partai Golkar Yahya Zaini

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menegaskan, tidak terlibat dalam pengadaan di BGN. Dia juga membantah terlibat dalam urusan dapur MBG.

"Itu tuduhan yang tidak benar alias fitnah karena saya tidak terlibat korupsi di BGN," kata Yahya kepada wartawan.

"Saya tidak terlibat dalam pengadaan di BGN dan saya tidak terlibat dalam penjualan titik dapur. Lalu di mana unsur korupsinya?" kata politisi Partai Golkar itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait