Kondisi Ade Armando Mengkhawatirkan dan Dirawat di RS Siloam

  • Arry
  • 11 Apr 2022 21:57
Pegiat Media Sosial Ade Armando(cokro tv/youtube)

Kondisi Ade Armando disebut mengkhawatirkan usai babak belur dikeroyok pendemo di depan Gedung DPR, Jakarta. Pegiat media sosial itu kini dirawat di RS Siloam, Jakarta.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menjelaskan, kondisi Ade Armando memprihatinkan karena mengalami luka di bagian kepala.

"Kondisi Ade Armando memprihatinkan. Beliau terluka di bagian kepala, sekarang tim Polda sudah membawa beliau ke rumah sakit dan sudah mendapat pertolongan tim rumah sakit," kata Fadil di Jakarta, Senin, 11 April 2022.

Baca Juga
Ade Armando Babak Belur dan Ditelanjangi di Tengah Demo 11 April

Fadil mengklaim telah mengetahui pelaku pengeroyokan Ade Armando. "Untuk para pelaku, kami sudah mengidentifikasi kelompoknya sekaligus orang-orangnya," kata Fadil.

"Besok mungkin kami akan melakukan upaya penegakan hukum, mengumumkan identitas pelaku. Jika tak menyerahkan diri, kami akan tangkap," kata dia.


Selanjutnya kronologi pengeroyokan Ade Armando di demo 11 April >>>

 

Ade Armando hadir di tengah pendemo dengan alasan mendukung tuntutan mahasiswa yakni menolak perpanjangan masa jabatan Presiden.

"Kalau gugatannya agar tidak diperpanjang, agar dihentikan wacana tiga periode, saya juga setuju," kata Ade Armando yang mengenakan kaus hitam bertuliskan "Pergerakan Indonesia Untuk Semua".

Namun, Ade Armando mengaku tidak ikut demo. Dia mentatrakan hanya ingin memantau saja. "Saya tidak ikut demo, cuma sepakat saja," kata Ade.

Tidak jelas asal muasal kericuhan terjadi. Namun, ada sekelompok pendemo yang banyak terdiri dari emak-emak tiba-tiba meneriaki Ade Armando.

"Penjilat, pengkhianat, munafik, buzzer," kata pengunjuk rasa.

Ade Armando sempat membalas hujatan dari pendemo. "Kenapa kamu," ujarnya.

Tak lama Ade pun menjadi sasaran empuk pengeroyokan. Bahkan Ade Armando sempat tergeletak di aspal dengan kondisi muka berdarah. Ade Armando pun nyaris ditelanjangi oleh massa.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait