McDonalds Diboikot Gegara Kasih Makanan ke Tentara Israel, McD Indonesia Buka Suara

  • Arry
  • 21 Okt 2023 11:08
Restoran Cepat Saji McDonalds(@VisualKarsa/unsplash)

Dalam beberapa waktu belakangan muncul aksi memboikot McDonalds usai perusahaan cepat saji asal Amerika Serikat itu memberikan bantuan makanan ke tentara Israel. McDonalds Indonesia pun buka suara.

"Sebagai pemegang waralaba yang memiliki peran dalam mengembangkan jaringan McDonald's di Indonesia, bagi kami komunitas adalah jantung dari bisnis perusahaan. Simpati kami tujukan kepada para korban, keluarga mereka, dan komunitas yang terdampak," kata Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, Meta Rostiawati dalam keterangan tertulisnya.

Meta menjelaskan, McDonald’s Indonesia sebagai perusahaan waralaba, berada di bawah bendera PT Rekso Nasional Food PT Rekso Nasional Food. Perusahaan ini sepenuhnya dimiliki pengusaha asli Indonesia dengan jumlah karyawan lebih dari 16.000 tenaga kerja lokal.

Meta menjelaskan, McDonald’s Indonesia berkomitmen senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, menyajikan makanan dengan kualitas terdepan, dan memberikan manfaat yang besar bagi komunitas sekitar dan masyarakat Indonesia.

Sejalan dengan filosofi “Niat Baik, Hasil Baik” yang diajarkan oleh pendiri kami, kami akan terus berupaya menjadi bagian yang positif dari komunitas dimana kami beroperasi. Dedikasi kami sepenuhnya difokuskan untuk memberikan pengalaman McDonald's yang disukai dan dipercaya pelanggan.

Baca juga
Palestina Negeri yang Istimewa dan Diberkahi Allah SWT

Untuk diketahui, sejumlah masyarakat dunia memboikot McDonald's usai perusahaan itu memberikan makanan gratis kepada tentara dan warga Israel. Pemberian makanan gratis ini berlangsung di tengah konflik Hamas-Israel di Jalur Gaza.

"McDonald's menyediakan makanan gratis kepada IDF, (pasukan militer Israel). Mari kita boikot McDonald's karena mendukung perusahaan yang terlibat dalam konflik adalah hal yang salah, terutama jika menyangkut hilangnya nyawa orang yang tidak bersalah," cuit pengguna X dikutip dari News Week, 15 Oktober.

Masyarakat juga memboikot dengan mengunggah poster berisi seruan mendukung kesadaran dan akuntabilitas. Dalam hal ini, McD diminta untuk lebih adil.

Baca juga
Dokter Israel Sukses Sambungkan Kepala Bocah Palestina Dalam Operasi Langka

Aksi tersebut pun kemudian dijelaskan McDonald's di akun Instagram mereka.

"McDonald's menyumbangkan dan terus menyumbangkan puluhan ribu makanan kepada unit IDF, polisi, rumah sakit, penduduk di sekitar Jalur Gaza dan semua pasukan penyelamat. Kami terus menyumbangkan ribuan makanan setiap hari untuk pasukan kami di seluruh negeri. Selain diskon 50 persen untuk tentara dan pasukan keamanan yang datang ke cabang kami," isi unggahan McDonald di Instagram.

McD juga menyatakan telah membuka lima restoran dengan tujuan memberikan bantuan dan sumbangan kepada pasukan keamanan dan berencana untuk mengirimkan 4.000 makanan setiap hari.

Artikel lainnya: Survei LSI: Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies, Head to Head Menang Telak

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait