Kapan Puasa Tasua dan Asyura Dikerjakan? Simak Jadwal dan Keutamaannya

  • Arry
  • 5 Agt 2022 07:07
Ilustrasi buka puasa(ist/ist)

Salah satu amalan di bulan Muharam adalah menunaikan puasa sunnah Tasua dan Asyura. Kapan mulai puasa Tasua dan Asyura?

Rasulullah dan keluarga serta kerabatnya terlebh dahulu melakukan puasa Asyura ini. Hal tersebut dilakukan sebelum turun perintah puasa wajib do bulan Ramadan.

"Dari Ibnu Abbas Ra, bahwasannya Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura' dan memerintahkan umatnya supaya berpuasa pada hari tersebut." (HR. Bukhari dan Muslim)

Ustaz Ahmad Sarwat dalam bukunya Puasa Bukan Hanya Saat Ramadhan, menjelaskan, hukum asal puasa Asyura adalah wajib. Namun, kewajibannya dibatalkan dengan turunnya perintah puasa di bulan Ramadan.

Kapan puasa Tasua dan Assyura dilaksanakan?

Di Indonesia, Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah jatuh pada 30 Juli 2022. Puasa Tasua dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharam dan puasa Asyura dikerjakan pada 10 Muharam.

Jadi, puasa Tasua akan jatuh pada 7 Agustus 2022. Sedangkan puasa Asyura pada 8 Agustus 2022.

Baca juga
Pentingnya Puasa 10 Muharram dan Keutamaannya

Niat Puasa Tasua

"Nawaitu shauma yaumi tasu'ata sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: Saya berniat puasa sunah tasu'a karena Allah SWT.

Niat Puasa Asyura

"Nawaitu shauma yaumi 'asyura'a sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah ta'ala.


Sejarah puasa Tasua dan Asyura

Nabi Muhammad SAW pernah memerintahkan para sahabat berpuasa di hari Asyura. Namun, para sahabat menjawab hari tersebut bertepatan dengan hari agung milik kaum Nasrani dan Yahudi.

Mendengar hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda, seperti dikutip dari kitab Riyadhus Sholihin, "Dari Ibnu Abbas Ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Seandainya aku masih hidup hingga tahun yang akan datang, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal sembilan Muharam, yakni puasa Tasu'a." (HR. Muslim)

Puasa Tasua dikerjakan untuk menyelisihi puasa di hari Assyura yang dilakukan kaum Yahudi.

Namun, belum datang tahun berikutnya, Rasulullah SAW wafat. Meski belum pernah dikerjakan Rasulullah SAW, puasa Tasua dan Assyura termasuk puasa yang ditekankan untuk dikerjakan di bulan Muharam.

Baca juga
Kisah Nabi di Bulan Muharam, Cerita Nabi Ibrahim Hingga Musa Tenggelamkan Firaun

Hari Asyura atau hari kesepuluh di bulan Muharam ini memiliki banyak keutamaan. Banyak kejadian penting bagi umat Muslim. Seperti terdamparnya kapal Nabi Nuh AS di Gunung Judi, peristiwa Nabi Musa AS membelah laut Merah dan mengubur Firaun di laut tersebut.

Selain itu ada kisah pilu yang dihadapi Nabi Muhammad SAW bertepatan hari Asyura ini. Pada tahun 61 Hijriah, Rasulullah SAW kehilangan cucu kesayangannya, Husein bin Ali bin Abi Thalib, yang dubunuh pada Perang Karbala.

Saat itu Husein cucu Nabi dikepung pasukan atas perintah Ubaidullah bin Ziyad. Dia dipaksa mengakui kekuasaan Khalifah Yazid bin Mu’awiyah.

Akhirnya pasukan tersebut menganiaya Husein bin Ali hingga meninggal dunia.


Keutamaan puasa Tasua dan Asyura

Ibnu Abbas berkata, "Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW sangat bersemangat untuk berpuasa di suatu hari, kecuali di hari ini (hari Asyura) dan di bulan Ramadan." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Berasarkan hadis dari Abu Qatadah Ra. "Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa pada hari Asyura', maka beliau menjawab, 'Puasa tersebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim)

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait