2 Tembakan Terakhir Bharada E Pastikan Brigadir J Tewas

  • Arry
  • 29 Jul 2022 20:56
Bharada E mendatang Komnas HAM(ist/ist)

Bharada E alias Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu telah memberikan keterangan ke Komnas HAM terkait kasus polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Dalam keterangannya, Bharada Eliezer mengakui menembak Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dia pun menjelaskan kronologi di rumah Irjen Sambo pada 8 Juli 2022 itu.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, mengungkapkan pengakuan dari Bharada Eliezer soal menembak Brigadir Yosua.

"Pengakuan dari Bharada E, iya (menembak). Dia juga menjelaskan awal mula peristiwa ini terjadi. Ini versi Bharada E ya bukan versi Komnas HAM," kata Taufan dikutip Newscast.id dari YouTube MetroTV berjudul "KONTROVERSI - Bongkar Misteri Kematian Brigadir Yoshua", Jumat 29 Juli 2022.

Baca juga
Polisi Tembak Polisi: Sosok Bharada E Lolos Maut Usai Diberondong 7 Peluru Brigadir J

Taufan menjelaskan, Bharada E mengungkapkan dia tiba di rumah Irjen Sambo dan langsung menuju lantai dua rumah tersebut.

Berikut pengakuan Bharada Eliezer yang diungkap Taufan Damanik:

"Saat sampai tiba di rumah pribadi Pak Sambo yang juga terlihat di CCTV, mereka kemudian menuju ke rumah dinas untuk isoman. Setelah itu Bharada E naik ke atas ke lantai 2 masuk ke ruangan ADC ruang tidur dan bersih-bersih di situ. Tiba-tiba dia mendengarkan suara teriakan dari Istri Sambo," kata Taufan Damanik.

Baca juga
2 Polisi Baku Tembak di Rumah Pejabat Polri Tewaskan 1 Orang, Ini Kronologinya

"Kemudian setelah dia mendengarkan teriakan itu dan menyebut namanya, lalu dia turun dari tangga lantai 2 ke bawah. Dia lihat Saudara Yosua kemudian dia bertanya dengan suara yang lebih kuat karena kaget. " Ada apa ini?"" ujarnya.

"Kemudian dia menyaksikan Saudara Yosua mengarahkan senjata ke dia dan menembak. Setelah beberapa tembakan itu, dia ke belakang dan kemudian dia mengokang senjata dan menurut dia, kena tembakannya. Setelah itu masih adu tembak lagi sampai kemudian saudara Yosua ini tersungkur," jelasnya.

"Kemudian dia lihat secara lebih dekat dan kemudian dia menembak dua kali lagi untuk memastikan orang yang menyerang dia ini itu betul-betul bisa dilumpuhkan," ujarnya.

"Itu kesaksian dia (Bharada E) sebagai terduga tindakan tembak menembak itu," kata Taufan Damanik.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait