Rumah Ustaz Yusuf Mansur Digeruduk Massa, Merasa Ditipu Bisnis Batu Bara

  • Arry
  • 21 Jun 2022 15:58
Ustaz Yusuf Mansur(@yusufmansyurnew/instagram)

Ustaz Yusuf Mansur kembali membuat kehebohan. Rumahnya yang berada di Cipondoh, Kota Tangerang, digeruduk puluhan orang pada Ahad, 19 Juni 2022.

Mereka merasa ditipu Yusuf Mansur terkait investasi batu bara yang melibatkan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur.

Sekretaris Yayasan Pelita Lima Pilar, Herry M Joesoef, menjelaskan, puluhan orang itu menuntut Yusuf Mansur untuk berdialog.

"Jam 09.15 WIB kita sudah di sana. Kita berdiri, kita enggak mau masuk ke dalam (kediaman Yusuf Mansur). Karena kalau masuk ke dalam, katanya enggak boleh direkam. Ya kita (menyampaikan tuntutannya) di tengah jalan," kata Herry, saat dikonfirmasi.

Baca juga
Heboh Diduga Suara Ustaz Yusuf Mansur Marah-marah Saat Ditagih Utang

Menurut Herry, investasi batu bara itu ditawarkan Yusf Mansur kepada 250 penggurus dan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur.

Herry menjelaskan, investasi ini ditawarkan pada akhir 2009 dan sudah terkumpul dana hingga Rp 46 miliar. Namun Yusuf Mansur tidak pernah mengakui hal ini.

"Padahal dia menjadi Komisaris Utama PT Padi Partner Perkasa, PT di mana tambang batu bara itu bernaung. Ternyata kan produknya enggak ada. Itu sudah 12 tahun sejak investasi," tambahnya.

"Dia (Yusuf Mansur) pernah ngomong, ada Rp 20 miliar dikembalikan ke satu orang. Mana? Tunjukkan orangnya, gitu loh. Ini kan mengadu domba," tuturnya.

Baca juga
Mengenal Paytren, Perusahaan Investasi Milik Ustaz Yusuf Mansur

"Kita datangi, ngacir. Enggak tahu kabur ke mana. Satu versi, versi polisi menyebut bahwa dia ada di Yaman. Versi yang lain, saya dapatkan, dia kabur sama keluarganya ke Singapura sekarang. Nggak tahu yang benar yang mana," ungkapnya.

Menurut Herry, dalam investasi itu, jemaah Masjid Darussalam dijanjikan keuntungan hingga di atas 20 persen.

"Iya, untuk klarifikasi. Sepanjang masih bisa diajak ngobrol, kita ngobrol baik-baik. Tapi kan dia lari terus, nggak bisa menghadapi. Bukan (keuntungannya setiap tahun), per perkapalan. Setiap bulan itu mengapalkan batu bara. Jadi setiap bulan ada proposal baru, begitu," ujarnya.

Menurut Herry, saat mereka datang, Yusuf Mansur tidak berada di rumahnya. Mereka hanya ditemui seseorang yang mengaku sebagai kuasa hukum dari ustaz bernama asli Jamaan Nurchotib Mansur itu.

"Ya dia (Yusuf Mansur) kabur kok," kata Herry.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait